Reli di Wall Street: Dow Melonjak Hampir 300 Poin, S&P dan Nasdaq Catat Pekan Terbaik Sepanjang 2024
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS menguat pada hari Jumat,waktu AS atau Sabtu (14/9/2024). S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat minggu terkuatnya di tahun 2024 menjelang pertemuan Federal Reserve mendatang.
Baca Juga
Isyarat Penurunan Suku Bunga Makin Kuat, Powell : Sudah Saatnya Lakukan ‘Adjustment’
S&P 500 naik 0,54% dan ditutup pada 5.626,02, kurang dari 1% dari level tertinggi sepanjang masa di bulan Juli. Nasdaq Composite yang padat teknologi bertambah 0,65% dan berakhir pada 17.683,98. Kedua indeks membukukan kemenangan kelima berturut-turut. Dow Jones Industrial Average melonjak 297,01 poin, atau 0,72%, ditutup pada 41.393,78.
Sektor utilitas, layanan komunikasi dan industri memimpin kenaikan pasar pada hari Jumat, dengan masing-masing sektor menguat sekitar 1%.
Investor juga terus mengoleksi saham perusahaan teknologi megacap dan semikonduktor, yang membantu mendorong rebound minggu ini. Produsen chip raksasa Super Micro Computer dan Arm Holdings masing-masing bertambah 3,4% dan 5,9%. Alphabet naik 1,8% dan Uber melonjak lebih dari 6%.
“Investor waspada terhadap volatilitas lebih lanjut, terutama mengingat ekspektasi seputar pertemuan The Fed,” kata Quincy Krosby, kepala strategi global LPL Financial, seperti dikutip CNBC. Dalam catatannya, berdasarkan pola historis, saham biasanya memiliki kinerja paling buruk selama paruh kedua bulan September.
Baca Juga
Saham Teknologi ‘Megacap’ Dongkrak Wall Street, Dow Melesat di Atas 200 Poin
Secara mingguan, S&P 500 naik 4% dan Nasdaq Composite naik 5,9%, minggu terbaik tahun ini untuk kedua indeks. Dow telah naik 2,6% selama periode tersebut.
Wall Street kini menantikan pertemuan kebijakan The Fed pada 17-18 September. Bank sentral diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Saat ini, target suku bunga The Fed berada pada kisaran 5,25% hingga 5,5%.
Data ekonomi yang mencerminkan moderasi inflasi juga tampaknya mendukung kemungkinan penurunan suku bunga. Indeks harga konsumen pada bulan Agustus mencapai 2,5% secara tahunan, level terendah sejak Februari 2021. Sementara itu, harga grosir naik 0,2% pada bulan Agustus, sesuai dengan ekspektasi.
Baca Juga
Inflasi Tahunan AS Terendah Sejak 2021, tapi CPI Inti Agustus Meningkat

