Bersaing dengan Tesla dan BYD, Semua Model Baru Nissan di Eropa akan “Full Electric”
TOKYO, Investortrust.id - Nissan, produsen mobil Jepang, mengaku tidak menyerah dalam memproduksi mobil listrik untuk pasar Eropa, meski mendapat saingan berat dari Tesla dan BYD Tiongkok.
Baca Juga
Pada Senin (25/9/2023), Nissan mengumumkan bahwa semua model baru yang diluncurkannya di Eropa akan sepenuhnya menggunakan listrik, seiring dengan penegasan kembali tujuannya untuk hanya menjual kendaraan listrik di benua tersebut pada tahun 2030.
Pernyataan untuk “terus maju” dikemukakan hanya seminggu setelah Inggris mencabut larangan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel baru dari tahun 2030 hingga 2035.
“Tidak ada jalan untuk kembali sekarang,” kata Makoto Uchida, presiden dan CEO Nissan, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip CNBC internasional. “Kami yakin ini adalah hal yang benar untuk dilakukan demi bisnis kami, pelanggan kami, dan planet ini.”
Diakui, sepertiga dari 1 juta lebih kendaraan listrik yang terjual di seluruh dunia berada di Eropa.
Pionir
Secara global, Nissan berencana meluncurkan 27 kendaraan listrik dan hibrida, yang mencakup 19 model serba listrik, pada tahun 2030. Perusahaan ini merupakan pionir awal dalam bidang kendaraan listrik namun kesulitan menghadapi persaingan dari Tesla.
dan BYD Tiongkok.
Mereka juga berencana untuk memperkenalkan teknologi bebas kobalt untuk mengurangi biaya baterai kendaraan listrik sebesar 65% pada tahun fiskal 2028 dan meluncurkan kendaraan dengan baterai all-solid-state (ASSB) pada tahun tersebut. Ia mengklaim ini akan mengurangi waktu pengisian daya saat ini hingga dua pertiganya.
Mitra Nissan Renault, serta pesaingnya Ford dan Stellantis, semuanya telah mengumumkan rencana untuk menjadikan kendaraan penumpang Eropa mereka sepenuhnya bertenaga listrik pada tahun 2030.
Penolakan Inggris terhadap target penjualan tahun 2030 dikritik oleh Ketua Ford Inggris Lisa Brankin, yang mengatakan hal itu menciptakan ketidakpastian dan berisiko mengalihkan fokus dari transisi kendaraan listrik.
Nissan mengonfirmasi salah satu kendaraan listriknya akan dibuat di pabriknya di Sunderland, Inggris.
Di Tiongkok, ia mengatakan perusahaannya akan berupaya meluncurkan mobil lebih cepat dan meluncurkan model-model baru yang menyasar konsumen tertentu.
Baca Juga

