Ledakan Bunuh Diri di Kabul, Sedikitnya 6 Orang Tewas
KABUL, investortrust.id - Ledakan bom terjadi di Kabul, ibu kota Afghanistan. Setidaknya enam orang dilaporkan tewas dan 13 lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri itu.
Baca Juga
Banjir Bandang Landa Afghanistan, Tewaskan Lebih dari 200 Orang
Khalid Zadran, juru bicara kepala polisi Kabul, mengatakan kepada Associated Press bahwa korban tewas termasuk seorang wanita, dan semua yang terluka adalah warga sipil.
Ledakan itu terjadi di lingkungan Qala Bakhtiar di Kabul, dan mengutip Zadran, Tolo News Afghanistan melaporkan bahwa pembom tersebut “menyembunyikan bahan peledak di tubuh mereka.”
Dilansir NPR, belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman tersebut, meskipun ISIS-K, sebuah faksi dari ISIS, secara sporadis melakukan serangan di seluruh negeri. Mereka sering menargetkan populasi minoritas Syiah di Afghanistan, meskipun sekolah dan rumah sakit bersalin juga menjadi sasaran serangan mematikan.
Hingga Agustus 2021, Taliban bertanggung jawab atas sebagian besar kekerasan di Afghanistan saat mereka berperang melawan pasukan AS dan NATO.
Namun ketika kelompok ini mengambil alih negara itu tiga tahun lalu dan pasukan AS dan NATO mundur sepenuhnya, mereka menjanjikan keamanan bagi warga Afghanistan.
ISIS-K melancarkan serangan ganda di bandara internasional Kabul dan Hotel Baron di dekatnya pada 26 Agustus 2021.
Hampir 200 orang tewas, termasuk 13 anggota militer AS. Kebanyakan dari mereka yang tewas adalah warga sipil Afghanistan.
Meski ISIS-K dan Taliban sama-sama merupakan kelompok Sunni, namun ideologi mereka berbeda.
Ketika Taliban membangun kembali kendali mereka yang hilang di Afghanistan pada tahun 2001, ISIS-K telah meningkatkan taktik perekrutan dan serangannya, sering kali menyerang kelompok-kelompok yang dijanjikan Taliban untuk tetap aman, seperti perempuan, anak-anak, kelompok minoritas, dan bahkan kelompok asing. pejabat tinggi.
Pada bulan September 2022, serangan ISIS di luar kedutaan Rusia di Kabul menewaskan 2 staf kedutaan. Tiga bulan kemudian, serangan lain menargetkan kedutaan Pakistan di Kabul, melukai seorang penjaga di dalam kompleks kedutaan.
Baca Juga
Makin Banyak, Korban Tewas Gempa Afghanistan Capai Lebih dari 2.000

