Israel Tembaki Hizbullah Setelah Serangan Roket dari Lebanon
JAKARTA, investortrust.id - Israel menyerang sasaran Hizbullah di Lebanon pada hari Minggu segera setelah serangan roket dari Lebanon yang menewaskan 12 orang di lapangan sepak bola di Dataran Tinggi Golan.
Diplomat Barat berusaha untuk mengekang pertempuran lebih lanjut yang dapat memperluas konflik di Timur Tengah.
Serangan pada hari Minggu ditujukan pada apa yang dikatakan militer Israel sebagai gudang senjata dan infrastruktur Hizbullah. Namun serangan tersebut tampaknya tidak memberikan respons yang luar biasa setelah serangan hari Sabtu yang sebagian besar menewaskan remaja dan anak-anak.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terbang kembali lebih awal dari perjalanannya ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Kabinet Keamanannya dan menilai situasi.
Dalam komentar Minggu pagi di media sosial, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berduka atas para korban serangan Majdal Shams, dengan mengatakan, “Kami akan memastikan Hizbullah, wakil Iran, membayar harga atas kerugian ini. Hizbullah akan membayar harga yang mahal untuk hal ini yang belum mereka bayar sejauh ini, ” tegasnya dilansir VOA.
Di Jepang, pada konferensi pers, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, “Kami sangat sedih atas hilangnya nyawa. Setiap indikasi menunjukkan bahwa memang… roket tersebut berasal dari Hizbullah.”
Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa meskipun AS yakin Hizbullah yang melakukan serangan, AS juga yakin bahwa serangan tersebut mungkin merupakan sebuah kecelakaan dan belum mencapai kesimpulan mengenai niat apa pun di balik serangan tersebut.
Baca Juga

