Saham Tesla Anjlok 12%, Ini Penyebabnya
NEW YORK, investortrust.id - Saham Tesla Rabu (24/7/3034) mengalami penurunen terbesar sejak tahun 2020 setelah pembuat kendaraan listrik itu melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih lemah dari perkiraan dan penurunan pendapatan otomotif lainnya.
Baca Juga
Pasar Eropa di Zona Merah, Investor Soroti Kinerja Bank Regional dan 'Big Tech' AS
Saham Tesla ditutup turun 12% pada hari Rabu di $215,99. Saham Tesla turun 13% untuk tahun ini (year to date/ytd), sementara Nasdaq naik 16% ytd..
Tesla pada hari Selasa menyatakan pendapatan otomotif turun 7% dari tahun sebelumnya menjadi $19,9 miliar sementara margin juga turun. Total pendapatan meningkat 2% menjadi $25,5 miliar.
Dilansir CNBC, perusahaan ini terpaksa memangkas harga secara global dan menawarkan diskon serta insentif karena menghadapi perlambatan penjualan dan meningkatnya persaingan, terutama di Tiongkok.
Sejauh ini Tesla masih menjadi penjual kendaraan listrik terbesar di AS, namun kini mereka kehilangan pangsa pasar karena semakin banyak pesaing. Semakin menuanya jajaran sedan dan SUV serta dampak dari komentar politik dan hasutan Musk.
Pendapatan yang disesuaikan sebesar 52 sen per saham untuk kuartal kedua mengikuti perkiraan analis rata-rata sebesar 62 sen, menurut LSEG. Dan margin operasi Tesla yang disesuaikan menyusut ke level terendah dalam tiga tahun, turun menjadi 14.4% dari 18.7% pada tahun sebelumnya. Ini merupakan penyusutan selama empat kuartal berturut-turut.
Investor telah fokus pada sejumlah area lain seputar kisah Tesla, termasuk kapan perusahaan tersebut akan memperkenalkan mobil pasar massal baru untuk menyegarkan kembali jajaran kendaraannya. Musk mengatakan pada hari Selasa bahwa Tesla berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan mobil baru yang “terjangkau” pada paruh pertama tahun depan.
Robotaxis adalah topik besar dalam laporan pendapatan. Musk membayangkan sebuah dunia di mana pemilik dapat mengizinkan kendaraan Tesla untuk digunakan sebagai bagian dari layanan ride-hailing ala Uber, dengan mobil-mobil tersebut dapat berjalan secara mandiri.
Ketika ditanya kapan ia mengharapkan robotaxi pertama, Musk berkata, “Saya akan terkejut jika kita tidak bisa melakukannya tahun depan.”
Musk memiliki sejarah menjanjikan sesuatu pada jangka waktu tertentu dan tidak mewujudkannya. Pada hari Selasa, dia memundurkan tanggal acara robotaxi perusahaan tersebut ke bulan Oktober, setelah sebelumnya mengatakan bahwa acara tersebut akan diadakan pada bulan Agustus.
“Ini karena saya ingin membuat beberapa perubahan penting yang menurut saya akan meningkatkan kendaraan,” kata Musk. Tapi, ia tidak memberikan penjelasan lebih rinci.
Baca Juga

