Hamas Sampaikan Rencana Gencatan Senjata di Tengah Gencarnya Serangan Israel
JAKARTA, investortrust.id - Hamas menyatakan pihaknya telah menyampaikan rencana terbarunya kepada para mediator mengenai potensi gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan tawanan Israel yang ditahan di Gaza.
Baca Juga
Kesepakatan Belum Tercapai, Hamas Tuduh Israel Hindari Perjanjian Gencatan Senjata
Israel sedang mempertimbangkan tawaran tersebut dan “akan menyampaikan jawabannya” kepada para mediator, kata agen mata-mata Israel, Mossad, dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Al Jazeera, Kamis (4/7/2024).
Tujuh warga Palestina tewas dalam serangan Israel terhadap gedung lima lantai dekat Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, beberapa hari setelah Israel memerintahkan sekitar 250.000 orang meninggalkan bagian timur kota yang dilanda perang di Jalur Gaza selatan.
Andrea De Domenico, kepala Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB di wilayah pendudukan Palestina, mengatakan, “Tidak ada tempat dan tidak ada seorang pun yang aman di Gaza”, yang telah menjadi tempat “di mana orang tidak dapat menemukan perlindungan yang aman, dan tidak bisa meninggalkan garis depan”.
Sedikitnya 37.953 orang tewas dan 87.266 orang terluka dalam perang Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Korban tewas di Israel akibat serangan Hamas diperkirakan mencapai 1.139 orang dan puluhan orang masih ditawan di Gaza.
Baca Juga
Masih Ada Perbedaan, PM Qatar Terus Perjuangkan Kesepakatan Gencatan Senjata Hamas-Israel

