Forum WEF Bisa Jadi Inspirasi untuk Siasati Tantangan Global
JAKARTA, Investortrust.id – Ajang World Economic Forum (WEF) 2024 dapat menjadi kesempatan emas untuk dapat memahami dinamika global terkini dan menjadi inspirasi bagi solusi inovatif untuk menyiasati tantangan global dengan memanfaatkan laporan-laporan yang mengemuka dalam forum dunia tersebut. World Economic Forum (WEF) 2024 juga menjadi kesempatan bagi pemerintah dan pengusaha domestik untuk membangun jejaring global
Disampaikan Duta Besar dan Wakil Tetap Indonesia untuk PBB di Jenewa, Febrian A Ruddyard di sela Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) 2024, di Davos, Swiss, Kamis (18/01/2024), melalui peran aktif tokoh publik Indonesia di WEF setiap tahunnya, Indonesia juga semakin mampu memengaruhi diskursus global terkait upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045.
“Pertemuan Davos menurut kami adalah suatu kesempatan emas untuk dapat memahami dinamika global terkini, dan juga menjadi inspirasi dari solusi inovatif dan membangun jejaring global,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (DHAM) PBB.
Baca Juga
RI Bisa Dorong Kebijakan Global yang Relevan pada Kepentingan Nasional di WEF
Menurut Febrian, di ajang WEF partisipasi Indonesia terfokus antara lain pada upaya penguatan diplomasi ekonomi dan distribusi nyata terkait perubahan iklim dan ekonomi digital, termasuk pengembagan sumber daya manusia.
“Tema utama WEF 2024 adalah rebuilding class, dengan memfokuskan pada empat hal utama, pertama achieving security and coorporation, creating growth and jobs, artificial intelligence (AI), a long term strategy for climate nature and energy,” ujar Febrian.
Dipaparkan Febrian, tahun ini beberapa wakil pemerintah, pengusaha, dan akademisi dari Indonesia hadir dan berpartisipasi di WEF. Salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjadi pembicara utama dalam isu the economic of gender party and multilateral development bank, bigger boulder and better. Berikutnya juga hadir Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa yang berbicara pada sesi craving nature positive dan blue economy.
“Selain itu Bapak Suharso juga menjadi pembicara pada sesi freshwater and the resilience untuk mempromosikan peran dan rencana Indoneisa untuk menjadi tuan rumah 10th World Water Forum di Bali pada bulan Mei 2024. Para Menteri juga aktif melakukan pertemuan bilateral, yang menghasilkan penguatan kerja sama internasional dengan menteri-meteri negara lain dan para CEO global ternama. Salam dari Davos,” tandasnya.

