Harapan Perdamaian AS-Iran, Bursa Eropa di Zona Hijau
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Bursa saham Eropa menguat pada Jumat (29/5/2026). Investor menutup perdagangan dengan optimisme hati-hati di tengah perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan 0,2%, didukung sentimen bahwa Amerika Serikat dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata yang saat ini masih berlangsung.
Baca Juga
Ketidakpastian Timur Tengah Tekan Pasar Eropa, tapi Saham Pertahanan Justru Melonjak
Kinerja bursa utama di kawasan bergerak beragam, namun mayoritas sektor berada di wilayah positif. Perhatian investor tertuju pada perkembangan diplomatik antara Washington dan Teheran yang dinilai berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan energi global.
Saham Pertahanan Menguat
Indeks sektor Aerospace and Defense Eropa naik sekitar 1% setelah sebuah drone Rusia dilaporkan menghantam bangunan apartemen di Rumania, negara anggota NATO dan Uni Eropa yang berbatasan langsung dengan Ukraina.
Saham perusahaan teknologi antariksa Polandia, Creotech Instruments, melonjak 19% dan menjadi penggerak utama sektor tersebut. Sementara itu, perusahaan kedirgantaraan Austria, FACC, naik 3,2%.
Kenaikan saham-saham pertahanan menunjukkan bahwa investor masih mempertimbangkan risiko keamanan regional meskipun terdapat sinyal diplomasi yang lebih konstruktif di Timur Tengah.
Iran dan AS Dekati Kesepakatan
Ketegangan tetap membayangi pasar setelah media pemerintah Iran melaporkan bahwa militer negara itu meluncurkan rudal ke sejumlah target yang tidak disebutkan pada Kamis malam.
Aktivitas tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Pentagon menyatakan bahwa Iran menembakkan rudal balistik ke arah Kuwait dan mengerahkan drone serang di sekitar Selat Hormuz.
Namun, sentimen pasar membaik setelah seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi laporan Axios yang menyebutkan bahwa Washington dan Teheran telah "sebagian besar menyepakati" kerangka perjanjian untuk menghentikan konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan.
Menurut sejumlah laporan, kesepakatan itu akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan menjadi landasan bagi pembicaraan lebih lanjut mengenai masa depan program nuklir Iran.
Baca Juga
Sinyal Positif Wall Street Berimbas ke Pasar Asia, Indeks Kospi Melonjak
Pasar Asia sebelumnya juga mengabaikan perkembangan militer terbaru Iran. Indeks Kospi Korea Selatan dan Topix Jepang bahkan mencetak rekor tertinggi baru.
Di Amerika Serikat, Wall Street turut bergerak menguat. Ketiga indeks utama kompak menguat, mencerminkan keyakinan investor bahwa risiko geopolitik dapat mereda dalam jangka pendek.

