Bursa Eropa Melonjak Usai Iran Buka Selat Hormuz, Saham Energi Jatuh, Saham ‘Travel’ Pimpin Reli
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Bursa Eropa melonjak pada perdagangan Jumat (17/4/2026) setelah Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk lalu lintas komersial. Hal ini meredakan kekhawatiran pasar atas gangguan pasokan energi global.
Baca Juga
Iran Buka Selat Hormuz untuk Internasional, Harga Minyak Langsung Turun 10%
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup naik 1,6%, dengan hampir seluruh sektor dan bursa utama berada di zona hijau. Saham ‘travel’ melonjak. Optimisme investor menguat seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sektor perjalanan dan pariwisata menjadi pendorong utama reli, melonjak sekitar 4,7%. Saham maskapai seperti easyJet naik lebih dari 6%, sementara Wizz Air melonjak 7,6%. Grup maskapai International Consolidated Airlines Group—induk dari British Airways dan Aer Lingus—menguat 6,2%.
Perusahaan perjalanan TUI naik lebih dari 5%, sedangkan Lufthansa berbalik naik 5,6% setelah sebelumnya sempat melemah akibat lonjakan harga bahan bakar.
Sebaliknya, saham energi tertekan. Raksasa minyak BP anjlok 7,4% dan Shell turun 5,6%, seiring harga minyak jatuh tajam. Perusahaan energi Norwegia Vår Energi juga turun lebih dari 6%.
Harga minyak global merosot, dengan Brent crude turun 10,6% ke $88,85 per barel, sementara West Texas Intermediate melemah 12% ke $82,88 per barel.
Sentimen pasar turut ditopang pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan perang dengan Iran segera berakhir, serta implementasi gencatan senjata 10 hari antara Israel dan Lebanon.
Baca Juga
Trump Umumkan Gencatan Senjata 10 Hari Israel-Lebanon di Tengah Negosiasi Iran-AS
Namun, tidak semua saham bergerak positif. Ericsson turun 3,7% setelah laba di bawah ekspektasi. Sementara Alstom anjlok 27% usai mencabut panduan keuangan dan memperingatkan kegagalan mencapai target laba.

