OJK Proyeksikan Aset Asuransi Naik hingga 7% pada 2026, Dapen Tumbuh Lebih Tinggi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan kinerja industri jasa keuangan, khususnya di sektor perasuransian dan dana pensiun (dapen) akan terus menunjukkan tren positif sepanjang 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, aset industri asuransi diperkirakan tumbuh sekitar 5%-7% pada tahun ini.
Menurutnya, optimisme tersebut dapat terealisasi jika seluruh pemangku kepentingan bisa konsisten dalam menjalankan sejumlah strategi fundamental.
“Untuk mencapai target tersebut, industri perlu terus memperkuat permodalan, tata kelola dan manajemen risiko, meningkatkan kualitas produk serta distribusi, serta menjaga pengelolaan investasi yang prudent,” ujar Ogi, dalam jawaban tertulis, dikutip Selasa (24/3/2026).
Baca Juga
Rasio Klaim Terkendali, OJK Optimistis Asuransi Kesehatan Tumbuh Lebih Sehat
Ia menambahkan, sejumlah tantangan tetap perlu diantisipasi oleh pelaku industri sepanjang tahun ini. Dinamika pasar keuangan yang fluktuatif, tingkat klaim pada beberapa lini usaha, serta kebutuhan peningkatan efisiensi operasional menjadi faktor yang harus dikelola dengan cermat agar pertumbuhan tetap berkelanjutan.
Sementara itu, sektor dapen diproyeksikan mencatatkan kinerja yang lebih ekspansif. Ogi menjelaskan, aset dana pensiun ditargetkan dapat tumbuh sekitar 10% hingga 12% pada 2026.
Baca Juga
Proyeksi ini dinilai realistis mengingat capaian positif yang telah diraih pada tahun sebelumnya.
“Pada Desember 2025, aset dana pensiun telah tumbuh sekitar 11,01%. Ke depan, pertumbuhan tersebut dapat didorong melalui penguatan tata kelola, optimalisasi investasi, serta perluasan kepesertaan program dana pensiun,” kata Ogi.

