Kemendes Gandeng BRI Perluas Akses dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI menjadi ujung tombak dalam memperluas akses dan implementasi kebijakan pemerintah, khususnya pemberdayaan masyarakat desa.
Melalui jaringannya yang luas, BRI dianggap penting memperkuat program strategis pemerintah sebagai penyalur utama bantuan sosial, KUR, maupun pembiayaan BUM Des dan UMKM hingga menjangkau ke pelosok desa.
"Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo ini tidak mungkin dilakukan oleh Kemendes sendiri, Pak. Dan kalau mau membangun desa, semuanya ini perlu manajerial, termasuk masalah finansial. Maka kolaborasi dengan Bank BRI ini bagi kami sangatlah strategis," ujar Yandri dalam keterangan yang diterima, Selasa (6/1/2026).
Baca Juga
Mendes PDT Yandri Harap Apdesi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Sukseskan Program Desa
Mendes Yandri menjelaskan, melalui sinergi ini, BRI menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekonomi nasional yang inklusif, berkeadilan, dan merata bagi seluruh rakyat di tingkat desa. Selain itu, BRI juga secara konsisten berpartisipasi dalam pembiayaan proyek-proyek infrastruktur besar yang dicanangkan pemerintah, seperti pembangunan jalan tol ataupun pembangkit listrik, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
"Sebagai Bank Himbara yang usianya lebih dari seratus tahun, tentu kiprahnya sangat teruji, relasi dan jaringannya paling luas. Maka perlu bagi kami menjalin kerjasama yang lebih, Pak," ungkap Yandri.
Baca Juga
Kantor Purbaya “Tahan” Anggaran Kemendes PDT Rp 288,15 Miliar
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menuturkan, sejauh ini perusahaan terus melakukan pendampingan, salah satunya bagi program inkubasi desa yang fokus pada pengembangan potensi lokal, pelatihan, dan penguatan ekosistem digital desa. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mendukung program strategis pemerintah demi menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.
Di samping itu, BRI juga terus memperluas akses layanan keuangan di desa melalui jaringan agen yang menjangkau lebih dari 80% desa di Indonesia.
"Sejauh ini kami telah melakukan perluasan inklusi dan akses layanan melalui infrastruktur jaringan kovensional, hybrid, dan digital. Termasuk menjadi penyedia produk layanan yang lengkap dan komprehensif sesuai kebutuhan nasabah mikro, termasuk BUM Desa," pungkasnya.

