Kredivo Bidik Pertumbuhan Double Digit di 2026, Andalkan Langkah Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Kredivo optimistis membukukan pertumbuhan double digit pada 2026, seiring dengan peningkatan adopsi layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di Indonesia.
SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari menegaskan bahwa permintaan yang terus naik serta meningkatnya kepercayaan masyarakat menjadi katalis utama pertumbuhan.
“Permintaannya masih besar dan pengguna semakin teredukasi, sehingga semakin percaya dengan BNPL,” ujar Indina dalam acara Media Workshop Kredivo Mind vs Money di Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga
Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak November 2025, Dua Katalis Ini Bisa Balikkan Situasi
Indina menilai, peluang industri BNPL tetap luas meskipun kompetisi semakin ketat. Banyaknya partner dan use case membuat penetrasi Kredivo kian dalam di berbagai kategori transaksi. “Semakin banyak yang masuk menunjukkan industrinya masih growing dan opportunity-nya besar,” ujarnya.
Sebagai pionir layanan BNPL, Kredivo percaya diri dengan produk dan ekosistemnya yang kini mencakup kebutuhan sehari-hari hingga transaksi online. Dengan perluasan use case tersebut, Kredivo melihat potensi pertumbuhan yang lebih kuat di tahun depan.
Indina menyebut bahwa pertumbuhan Kredivo sejauh ini ditopang oleh kemampuan monetisasi dan tingginya aktivitas pengguna existing. Saat ini, 70–80% transaksi berasal dari pengguna aktif yang sudah ada, bukan dari akuisisi pengguna baru.
Baca Juga
Begini Upaya Kredivo Terapkan 'Responsible Lending' di Era Digital
Kredivo juga melihat peluang besar dari sektor offline dan retail. Setelah menguasai e-commerce, perusahaan mulai mempercepat ekspansi ke segmen ritel fisik. “Opportunity di offline atau retail masih sangat besar dan menjadi driver pertumbuhan terkuat kami di 2026,” kata Indina.
Kredivo sebelumnya mencatat CAGR di atas 35% dalam empat tahun terakhir, dan kini telah digunakan oleh lebih dari 11 juta pengguna aktif di Indonesia.

