Begini Jurus Bank Mandiri Pertahankan Pertumbuhan Kredit Dua Digit di Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah berbagai dinamika perekonomian yang masih berlangsung, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berupaya untuk mempertahankan capaian pertumbuhan kredit dua digit hingga akhir 2025. Hal tersebut akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur
Direktur Commercial Banking Bank Mandiri Totok Priyambodo mengungkapkan, strategi ekspansi kredit pihaknya akan terus berfokus pada pertumbuhan berbasis ekosistem dan penguatan pembiayaan ke berbagai segmen ekonomi di seluruh wilayah.
“Kami juga terus memperluas jangkauan layanan melalui optimalisasi channel digital seperti Livin by Mandiri dan Kopra untuk mendorong efisiensi dan inklusi pembiayaan,” ujarnya, dalam Paparan Kinerja Keuangan Kuartal III 2025 Bank Mandiri, secara daring, Senin (27/10/2025).
Totok menambahkan, penyaluran kredit juga akan dilakukan secara selektif sesuai dengan loan portfolio guidelines. Di mana, fokus pembiayaan diarahkan pada sektor-sektor yang prospektif dan tangguh (resilient) seperti pemerintahan, perkebunan, infrastruktur, energi.
“Dan juga sektor-sektor yang berkontribusi signifikan terhadap ekonomi nasional, termasuk UMKM (usaha mikro kecil dan menengah),” katanya.
Baca Juga
Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tumbuh 8,7% Jadi Rp 310 Triliun di Kuartal III 2025
Sekadar informasi, hingga kuartal ketiga 2025 Bank Mandiri berhasil menyalurkan kredit secara konsolidasi sebesar Rp 1.764,32 triliun, atau tumbuh 11% secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut juga sukses melampaui industri yang hanya tumbuh 7,70% di periode yang sama.
Di sisi bersamaan, rasio kredit macetnya pun terjaga. Tercermin dari non performing loan (NPL) gross bank only yang berada di level 1,03%, dengan rasio pencadangan atau coverage ratio sebesar 271% di kuartal III 2025.

