FWD Insurance Rilis Produk Asuransi Jiwa Baru untuk Segmen Kelas Atas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,12% secara year on year (yoy) di kuartal II 2025. Sejalan dengan itu, jumlah masyarakat kelas atas (affluent) di Indonesia diperkirakan meningkat hingga 17,1% pada 2027.
Melihat peluang tersebut, PT FWD Insurance Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa berjangka baru bernama FWD Essential Future, yang menyasar kalangan affluent dan high net worth individual dengan skema perlindungan jiwa sekaligus jaminan pengembalian premi di akhir masa asuransi.
Chief of Agency FWD Insurance Ang Tiam Kit mengungkapkan, kalangan affluent memiliki kebutuhan khusus dalam merancang tujuan keuangan mereka. “FWD Essential Future hadir sebagai solusi yang membantu mewujudkannya, disertai dengan perlindungan jiwa. Hal ini memberikan kenyamanan bagi nasabah dalam melakukan strategi diversifikasi pengelolaan keuangannya,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (29/8/2025).
Baca Juga
FWD Insurance dan Kadence International Ungkap Studi tentang Program Nasabah Asuransi, Apa Hasilnya?
Produk yang dipasarkan melalui jalur keagenan ini, lanjut dia, ditawarkan dengan premi mulai dari Rp 50 juta dan dapat dipilih dengan masa asuransi hingga 15 tahun, lalu pengembalian premi hingga 170% di akhir masa asuransi, manfaat meninggal dunia hingga 10 kali dari premi tunggal, hingga usia masuk mulai dari 30 hari hingga 75 tahun.
Menurut Ang, selain melalui agen, nasabah juga dapat mengakses informasi polis dan layanan klaim lewat aplikasi Omne by FWD, yang terintegrasi dengan layanan digital perusahaan. Sebagai bagian dari perluasan jangkauan, pihaknya juga meresmikan kantor pemasaran baru di Bandung pada Agustus 2025.
Baca Juga
FWD Insurance Serukan Pentingnya Perencanaan Keuangan Hari Tua Demi Raih Masa Pensiun Impian
“FWD Essential Future merupakan produk bagi nasabah yang menginginkan kepastian pada akhir masa asuransi, sehingga rencana keuangan dapat terwujud. Ini bagian dari visi kami mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi,” katanya.

