OJK Tegaskan Tata Kelola Bukan Sekadar Regulasi, Tapi Harus Jadi Aksi Nyata
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bahwa prinsip tata kelola yang baik tidak boleh berhenti pada aturan semata, melainkan harus benar-benar diterapkan secara konsisten di seluruh sektor jasa keuangan.
Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena mengungkapkan, penguatan tata kelola menjadi kunci dalam menjaga target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Dengan mengedepankan tata kelola dan governance itu justru menjaga dan mengamankan semua hal yang kita lakukan supaya bisa sesuai target. Dan persepsi inilah yang akan kita bangun,” ujarnya, di sela-sela acara Risk & Governance Summit (RGS) 2025, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Baca Juga
Sophia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar tata kelola bisa semakin terjaga dan terus ditingkatkan. Menurutnya, hal itu akan mampu mendukung target pertumbuhan Indonesia di masa mendatang.
“Goals ke depan adalah meningkatnya awareness terkait tata kelola. OJK sendiri sudah mengeluarkan beberapa POJK (Peraturan OJK) terkait tata kelola, dan tentunya ini perlu didengungkan dan diimplementasikan,” katanya.
Baca Juga
Lewat Penguatan GRC, OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Nasional
Menurut Sophia, regulasi yang dibuat hanya akan efektif bila dijalankan secara nyata. “Kalau ada aturan, ada rules, tapi tidak diimplementasikan, tentunya tidak akan berdampak,” sambungnya.
Dengan penerapan tata kelola yang berkesinambungan, lanjut dia, OJK berharap target pertumbuhan maupun pembangunan dapat tercapai dan terjaga secara berkelanjutan.

