Investortrust Gelar Best Insurance Award 2025, 41 Perusahaan Sabet Penghargaan
JAKARTA, Investortrust.id – Sebanyak 41 (empatpuluh satu) perusahaan asuransi dinyatakan sebagai perusahaan terbaik dalam ajang pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance Award 2025. Pemberian penghargaan Investortrust Best Insurance Award 2025 dengan tema “Ensuring Insurance Sustainability:Integrity, Efficiency, and Collaboration” ini digelar di Hotel Sultan, Jakarta, 25 Juni 2024 oleh Investortrust.id sebagai portal data dan berita ekonomi independen yang fokus pada masalah bisnis, keuangan, investasi langsung, dan investasi portofolio, khususnya pasar modal.
Disampaikan Chief of Executive Officer PT Investortrust Indonesia Sejahtera selaku publisher Investortrust.id, Primus Dorimulu, penghargaan diberikan kepada 10 perusahaan asuransi jiwa, 14 perusahaan asuransi umum. Tiga perusahaan reasuransi masuk dalam daftar 17 perusahaan yang mendapatkan penghargaan Special Award, bersama perusahaan asuransi jiwa dan perusahaan asuransi umum lainnya.
“Pemberian penghargaan bagi perusahaan asuransi dan reasuransi terbaik di Investortrust Best Insurance Award 2025 dimaksudkan untuk memberikan pengakuan kepada perusahaan asuransi yang menunjukkan kinerja keuangan yang baik, pertumbuhan yang konsisten, dan manajemen risiko yang efektif selama periode 2020-2024. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil analisis data keuangan dan kriteria pemeringkatan yang ketat,” kata Primus Dorimulu di Jakarta, 25 Juni 2025.
Dalam proses seleksi dan pemeringkatan perusahaan-perusahaan asuransi dan reasuransi ini, Investortrust.id menggaet sejumlah praktisi yang amat memahami karakter industri sebagai tim juri. Para tim juri terdiri atas Ketua Tim Juri S Budisuharto yang sebelumnya kerap menjabat berbagai posisi dewan direksi di sejumlah perusahaan asuransi, anggota tim juri Kapler Marpaung yang juga anggota Dewan Kehormatan Asosiasi Ahli Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (APARI), Chairman of Financial Planner Association (FPA) Indonesia Tri Djoko Santoso, dan Primus Dorimulu dari Investortrust.id.
Dalam proses penilaian, perusahaan-perusahaan asuransi jiwa dibagi atas empat kelas aset, yakni kelas aset di antara Rp 1 triliun – Rp 5 triliun, lalu kelas aset antara Rp 5 triliun – Rp 10 triliun, kelas aset antara Rp 10 triliun – Rp 25 triliun, dan kelas aset di atas Rp 25 triliun.
Sementara perusahaan asuransi umum juga dibagi dalam lima kelas aset berbeda, yakni kelas aset antara Rp 250 miliar – Rp 500 miliar, kelas aset antara Rp 500 miliar – Rp 1 triliun, kelas aset di atas Rp 1 triliun – Rp 2 triliun, kelas aset antara Rp 2 triliun – Rp 5 triliun, dan kelas aset terbesar yakni di atas Rp 5 triliun. Untuk perusahaan reasuransi tidak dibagi per kelas aset karena sedikitnya perusahaan yang diseleksi.
Sejumlah perusahaan asuransi jiwa dan perusahaan asuransi umum, serta reasuransi yang ditetapkan sebagai perusahaan terbaik tahun ini versi Investortrust.id adalah:
Pada ajang pemberian penghargaan di Investortrust Best Insurance Award 2025 kali ini, Tim Juri juga memberikan penghargaan khusus atau Special Award pada 17 (tujuh belas ) perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum, dan asuransi sosial serta reasuransi dengan sejumlah kriteria yang menjadi kelebihan masing-masing perusahaan dibandingkan koleganya di industri. Adapun penghargaan khusus atau special award diberikan kepada:
Proses Seleksi
Disampaikan Ketua Tim Juri Investortrust Best Insurance 2025, S Budisuharto, untuk dapat masuk dalam proses pemeringkatan, perusahaan asuransi harus memenuhi kriteria seleksi awal antara lain (1). Laporan Keuangan 2024 yang sudah diaudit dan tidak mendapat opini disclaimer, (2). Ekuitas tahun 2024 di atas Rp 100 miliar, (3). Aset asuransi jiwa tahun 2024 di atas Rp 1 Triliun. (4) Aset asuransi umum tahun 2024 di atas Rp 500 Miliar, (5) Tidak menderita rugi di tahun 2024, (6). Memiliki rasio solvabilitas (RBC/Risk Based Capital) di tahun 2023 minimal 120% seperti yang disyaratkan Otoritas Jasa Keuangan, serta (7). Tidak dalam kondisi PKU, run-off, atau masa transisi.
Berikutnya perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai berdasarkan kriteria pemeringkatan antara lain: 1. Pertumbuhan Aset Rata-rata (2019-2024), 2. Pertumbuhan Ekuitas Rata-rata (2019-2024), 3. Pertumbuhan Jumlah Investasi Rata-rata (2019-2024), 4. Pertumbuhan Premi Rata-rata (2019-2024), 5. Pertumbuhan Premi Neto Rata-rata (2019-2024), 6. Pertumbuhan Hasil Investasi Rata-rata (2019-2024), 7. Pertumbuhan Pendapatan Rata-rata (2019-2024) untuk Asuransi Jiwa, 8. Pertumbuhan Hasil Underwriting Rata-rata (2019-2024) untuk Asuransi Umum, 9. Pertumbuhan Laba Bersih Rata-rata (2019-2024), 10. Rasio Biaya Akuisisi terhadap Premi Neto (Asuransi Jiwa), 11. Rasio Underwriting terhadap Premi Neto (Asuransi Umum), 12. Pangsa Pasar Premi Neto 2023, 13. ROA (Return on Asset), 14. ROE (Return on Equity), 15. TATO (Total Asset Turnover), 16. RBC (Risk Based Capital) 2024. 17. Rasio Kecukupan Investasi 2024.
Pada proses awal seleksi, telah masuk data dari 148 perusahaan asuransi. Pada proses seleksi berikutnya industri asuransi dan reasuransi syariah dikecualikan dalam penilaian karena indikator yang tidak apple to apple dengan industri konvensional, serta pertimbangan bahwa pemeringkatan industri keuangan syariah akan digelar di ajang yang berbeda, sehingga perusahaan yang dinilai menyusut menjadi 127 perusahaan.
Berikutnya jumlah perusahaan yang diseleksi kembali menyusut menjadi 88 perusahaan dengan mengeluarkan perusahaan yang belum melansir hasil laporan keuangan aduited, serta perusahaan dengan aset di bawah persyaratan minimum yang ditetapkan tim juri.
Perusahaan yang lolos seleksi berikutnya dijaring kembali dengan parameter rasio solvabilitas minimum 120% dan perusahaan yang masih menikmati laba di tahun 2023, sehingga total perusahaan yang lolos seleksi untuk diikutsertakan dalam penilaian menyusust menjadi 70 perusahaan.
Pada akhirnya sebanyak 24 perusahaan ditetapkan sebagai perusahaan asuransi terbaik berdasarkan kelas aset. Sementara 17 lainnya dinyatakan berhak mendapatkan penghargaan khusus atau special award.
“Harapan kami dengan digelarnya ajang pemeringkatan dan pemberian penghargaan pada industri asuransi lewat Investortrust Best Insurance Award 2025 ini, akan memberikan motivasi pada para pelaku industri untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada tertanggung, dan juga akan menjadi tolok ukur pelaku industri lainnya untuk terus meningkatkan kinerjanya,” kata S. Budisuharto.

