Kementerian UMKM Akui Pelaku Usaha Perempuan Masih Alami Kesenjangan Pembiayaan
JAKARTA, investotrust.id - Kementerian UMKM mengungkapkan terjadinya kesenjangan akses pembiayaan berlandaskan gender. Perempuan pelaku UMKM kerap mendapatkan kesempatan yang berbeda dalam mengakses pembiayaan dari lembaga finansial.
“Ada akses kesenjangan Pembiayaan untuk para perempuan,” kata Deputi Kewirausahaan Kementerian UMKM Siti Azizah, di SMESCO, Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Menurut Azizah, berdasarkan riset, terdapat tiga alasan mengapa kesenjangan pembiayaan terhadap perempuan muncul. Alasan pertama yaitu masih adanya kekhawatiran terhadap pola pembiayaan dari lembaga finansial kepada kaum perempuan.
“Ibu-ibu ini suka takut yang namanya lembaga pembiayaan,” ujar dia.
Akibat kesenjangan ini, UMKM yang dikelola perempuan kerap menghadapi kendala untuk berekspansi.
Baca Juga
Sebagai Tulang Punggung Ekonomi, Kadin Yakin Prabowo Bawa UMKM Naik Kelas
Masalah lain yang kerap dihadapi perempuan adalah adaptasi teknologi, dan digitalisasi. Menurutnya, banyak perempuan pelaku usaha yang belum memiliki memanfaatkan gawainya untuk meningkatkan usaha.
“Ibu jangan buat pembukuan di buku, usahakan digital,” kata dia.
Persoalan ketiga, kata dia, yaitu daya saing produk. Dia melihat perempuan pelaku usaha perlu menguasai pasar domestik terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berekspansi.
“Kita sarankan, uji keunggulan produk di dalam negeri, sesudah bisa menguasai pasar dalam negeri,” ucap dia.

