Usai Akuisisi Bisnis Konsumer Citibank, Ini Target UOB Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Head of Cards and Loan PT Bank UOB Indonesia, Herman Soesetyo mengatakan, setelah resmi mengakuisisi bisnis consumer banking Citibank Indonesia, pihaknya menargetkan pertumbuhan bisnis yang sangat agresif.
”Untuk target pertumbuhan, pastinya dengan adanya akuisisi oleh UOB di Citibank, pertumbuhannya diekspektasikan adalah sangat-sangat agresif,” katanya, di Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Seperti diketahui, medio November 2023, UOB Indonesia resmi mengakuisisi bisnis consumer banking Citibank Indonesia. Akuisisi ini mencakup bisnis perbankan ritel, kartu kredit, dan pinjaman tanpa agunan, serta perpindahan karyawan.
Baca Juga
Laba Bank UOB Turun Gara-gara Akuisisi Bisnis Consumer Citibank
Namun, Herman tidak merinci berapa persentase target pertumbuhan agresif yang dimaksud. “Kalau kita lihat dari akuisisi, dengan adanya akuisisi antara UOB terhadap Citibank, bagaimana kita semakin agresif ke depannya. Bisa dibilang kita bisa hampir close to double,” katanya.
Target double yang dimaksud Herman adalah penyaluran kredit yang bisa naik dua kali lipat dibanding tahun 2023. Sebagai informasi, hingga Desember 2023, kredit UOB Indonesia tercatat Rp 83,97 triliun atau tumbuh negatif 1,78% dibanding 2022 sebesar Rp 85,50 triliun.
Baca Juga
Gandeng Garuda, UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit bagi Wisatawan
“Tahun ini kita targetkan bisa hampir dua kali lipat dibanding sebelumnya. Mudah-mudahan dengan adanya customer-customer itu (Citibank) kita bisa memberikan nilai-nilai lebih,” pungkasnya.

