Ini Fokus Mandala Finance Usai Diakuisisi MUFG dan Adira Finance
JAKARTA, investortrust.id - Proses akuisisi PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) oleh induk bank Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) dan entitas usaha PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) telah resmi terlaksana pada pertengahan bulan lalu. Usai akuisisi, fokus Mandala Finance adalah penyelarasan bisnis.
“Untuk sementara yang menjadi fokusnya adalah di penyelarasan bisnisnya sendiri, sehingga kita bersama-sama antara Mandala dan Adira Finance dapat tumbuh bersama dan terjadi dua multifinance company yang menjadi leading multifinance company di Indonesia,” ujar Managing Director Mandala Finance, Christel Lasmana, di Jakarta, Selasa (23/4/2024).
Menurutnya, seluruh proses akuisisi yang terjadi antara pihaknya dengan MUFG dan Adira Finance telah rampung pada 13 Maret 2024. Setelah proses akuisisi, Mandala Finance terus melakukan diskusi dengan pemegang saham baru terkait arah dan fokus bisnis ke depan. Namun ia belum mau membocorkan hal tersebut.
Baca Juga
Laba Terkoreksi 35,8%, Mandala Finance Sebut Dampak Covid-19
“Tentunya kami terus mencari sinergi-sinergi positif yang terus kita bisa kita dapatkan dan bukan hanya dalam benefit yang jangka pendek dari segi funding sendiri,” kata Christel.
Di lain sisi, ia juga tetap mencari sinergi-sinergi lainnya yang bersifat strategis dan berorientasi jangka panjang. Sehingga menjadi sesuatu yang positif untuk semua anak usaha dari MUFG Group. Adapun MUFG dan Adira Finance kini memiliki porsi 80,6% atas kepemilikan Mandala Finance.
Sebagai informasi, total pembiayaan yang disalurkan Mandala Finance tercatat Rp 5,5 triliun pada tahun lalu. Namun Christel tidak menyebutkan berapa pertumbuhannya jika dibandingkan tahun 2022. Sementara itu, laba bersihnya mencatatkan penurunan 35,8% secara tahunan menjadi Rp 442,91 miliar di 2023. Penurunan tersebut disebut karena dampak Covid-19.

