OJK Prediksi Pembiayaan Multifinance dan Pindar Meningkat pada Ramadan 2025
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan peningkatan pembiayaan yang disalurkan oleh perusahaan pembiayaan (PP) atau multifinance, buy now pay later (BNPL) oleh PP, serta perusahaan pinjaman daring (pindar) atau financial technology (fintech) peer to peer (p2p) lending selama momen Ramadan 2025.
Hal tersebut seperti diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman, melalui jawaban tertulis, Kamis (17/4/2025).
“Data kinerja pembiayaan pada Ramadan 2025 (periode Maret 2025) masih menunggu penyampaian laporan oleh industri,” ujarnya.
Baca Juga
Tak Semua LJK Bisa Jalankan Bisnis Bulion, OJK Beberkan Syaratnya
Hal ini, lanjut Agusman, sehubungan dengan penyesuaian batas waktu penyampaian laporan kepada OJK terkait hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2025 paling lambat tanggal 14 April 2025 bagi PP dan 17 April 2025 bagi pindar.
Meski begitu, dengan memperhatikan pola historis pada Ramadan tahun lalu atau Maret 2024, outstanding pembiayaan PP, BNPL oleh PP, dan pindar mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan Januari dan Februari 2024.
“Sehingga penyaluran pembiayaan juga diperkirakan meningkat pada Ramadan tahun 2025,” kata Agusman.
Baca Juga
OJK Sebut Bisnis Bulion Bisa Genjot Pendalaman Pasar Keuangan
Di lain sisi OJK mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengakses pembiayaan, khususnya memperhatikan kemampuan membayar kembali atau repayment capacity agar kualitas pendanaan tetap terjaga.
“Ke depan masyarakat diimbau untuk memperhatikan antara lain kemampuan membayar kembali sehingga tingkat pendanaan bermasalah tetap terjaga dengan baik,” ucap Agusman.

