Senat AS Konfirmasi Paul Aktins Akan Pimpin SEC, Jadi Sinyal Penguatan Regulasi Kripto?
JAKARTA, investortrust.id - Senat Amerika Serikat (AS) secara resmi mengkonfirmasi Paul Atkins sebagai Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS atau Securities and Exchange Commission (SEC), dalam pemungutan suara yang berlangsung 9 April kemarin.
Melansir CoinTelegraph, Kamis (10/4/2025), penunjukkan Atkins merupakan bagian dari strategi Presiden Donald Trump untuk memperkuat pendekatan regulasi yang ramah terhadap aset digital atau kripto.
Atkins, mantan Komisaris SEC pada periode 2022 hingga 2008, kembali ke lembaga tersebut setelah lebih dari satu dekade berkiprah di sektor swasta. Ia mendirikan Patomak Global Partners pada 2009, sebuah firma konsultan yang fokus pada kepatuhan regulasi dan manajemen risiko.
Di sisi bersamaan, ia juga dikenal sebagai pendukung kuat industri kripto dan sempat menjabat sebagai wakil ketua Token Alliance, kelompok advokasi kripto, hingga akhir 2024.
“Sebagai seorang veteran komisi kami, kami berharap dia bergabung dengan kami, bersama dengan staf kami yang berdedikasi, untuk memenuhi misi kami atas nama investor,” ujar komisaris SEC dalam sebuah pernyataan resmi (9/4/2024).
Baca Juga
Tarif Trump Goyahkan Pasar, 4 Koin Kripto Berikut Bisa Jadi Pilihan di Bulan Ini
Atkins akan menggantikan Mark Uyeda, yang menjabat sebagai ketua sementara sejak pengunduran diri Gary Gensler pada Januari lalu. Salama masa jabatan Gensler, SEC dikenal agresif dalam menindak perusahaan kripto, dengan sejumlah gugatan dan investigasi yang diluncurkan atas dugaan pelanggaran hukum sekuritas.
Namun, arah kebijakan SEC diperkirakan akan berubah di bawah kepemimpinan Atkins. Dalam sidang konfirmasi bulan lalu, ia menegaskan komitmennya untuk membangun kerangka regulasi yang rasional, koheren, dan berprinsip bagi aset digital.
Baca Juga
CFX Harap Pasar Kripto Tetap Sehat Meski Dihadapkan Berbagai Dinamika dan Tantangan Global
Sementara itu, Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott menyatakan keyakinannya bahwa Atkins akan mendorong inovasi teknologi tanpa mengorbankan perlindungan investor.
“Atkins juga akan memberikan kejelasan regulasi untuk aset digital, yang memungkinkan inovasi Amerika berkembang pesat, dan memastikan kami tetap kompetitif di panggung global,” katanya.
Proses konfirmasi Atkins sempat tertunda akibat kewajiban pengungkapan keuangan terkait pernikahannya dengan Sarah Humphreys Atkins, anggota keluarga miliarder yang terhubung dengan TAMKO Building Products LLC. Pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa Atkins memiliki investasi senilai hingga US$ 6 juta di sektor kripto, termasuk Anchorage Digital and Securitize.

