Sukses Pacu Literasi dan Inklusi Syariah, BSI Sabet Tiga Penghargaan di GERAK Syariah Award
JAKARTA, investortrust.id - Upaya PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI dalam memacu literasi dan inklusi layanan perbankan syariah membuahkan hasil. Hal ini tercermin dari raihan tiga penghargaan di ajang puncak Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah Award yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tiga penghargaan yang diraih tersebut antara lain, juara pertama sebagai pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) Literasi Teraktif, juara satu PUJK Literasi Termasif, dan peringkat ketiga PUJK Inklusi tertinggi.
Direktur Kepatuhan & SDM BSI Tribuana Tunggadewi mengungkapkan, raihan penghargaan itu tak lepas dari konsistensi dan upaya masih pihaknya untuk mendorong kemajuan aspek ekonomi syariah di dalam negeri.
“BSI selalu mendukung serta mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia lewat aksi nyata di berbagai program. Hal tersebut selara dengan GERAK Syariah dari OJK selama bulan Ramadan 1446 Hijriah,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (26/3/2025).
Baca Juga
Kinerja BSI Diyakini Tetap Solid, Bob Tyasika Ananta Jadi Plt Dirut BSI Gantikan Hery Gunardi
Dalam memacu literasi dan inklusi keuangan syariah, lanjut Dewi, bank berkode saham BRIS ini menyadari pentingnya sosialisasi dan edukasi yang tepat, juga produk layanan yang inovatif melalui digitalisasi. Harapannya, masyarakat dapat memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah dengan optimal.
Menurutnya, kesuksesan atas konsistensi BSI dalam memacu literasi dan inklusi keuangan dapat dilihat dari pertumbuhan data dan dana nasabah. Jumlah nasabah perseroan mencapai 21 juta, dengan target pertumbuhan 2 hingga 3 juta nasabah per tahun.
Baca Juga
Jelang Idulfitri Transaksi Remitansi BSI Tembus Rp 1,5 Triliun
Di sisi bersamaan, BSI juga mencatat shifting transaksi e-channel yang mencapai 98,03% per akhir Desember 2024, sedangkan sisanya masih menggunakan layanan di cabang. Adapun jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 851 juta transaksi dengan volume sebesar Rp 956 triliun di akhir 2024.
“Kami menyadari literasi mendorong masyarakat untuk membuat keputusan keuangan yang bijak dan tentunya sesuai prinsip syariah. Kami akan terus meningkatkan literasi keuangan syariah karena produk dan layanan perbankan ini terus berkembang,” kata Dewi.
”Di sisi lain, BSI juga menyiapkan solusi keuangan komprehensif yang memenuhi kebutuhan finansial, sosial, dan spiritual sehingga literasi dan inklusi ini akan tumbuh selaras,” ucap dia.

