Gerak Syariah 2026 Sukses Besar: Literasi Melejit 31%, Jangkau 8 Juta Orang
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sukses menyelenggarakan program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026 sebagai bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Dalam acara penutupan Gerak Syariah 2026 dihadiri berbagai pemangku kepentingan, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam memperluas akses layanan keuangan syariah di Indonesia.
"Nah, terkait dengan itu, kami tentunya mengajak Bapak/Ibu sekalian untuk bersama-sama melakukan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan. Kita namakan GENCARKAN ya Bu ya. Di dalam GENCARKAN itu ada berbagai kegiatan dan pada hari ini kita menginisiasi sejak beberapa waktu lalu tentunya Gebyar Ramadan Keuangan Syariah atau Gerak Syariah. Nah, ini tentu melibatkan semua Bapak/Ibu sekalian yang hadir di sini untuk sama-sama tadi melakukan perluasan-perluasan layanan," ujar Dicky Kartikoyono di Menara Radius Prawiro, Komplek Perkantoran Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Dicky menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerak Syariah tahun ini didukung penuh oleh 39 jaringan kantor OJK di seluruh Indonesia. Fokus utama dari pergerakan ini adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah yang dilakukan secara masif selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penentu dalam mendorong pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan berbasis syariah.
Baca Juga
Perkuat Pasar Keuangan Syariah, Bank Mandiri Raih Empat Penghargaan Dealer Utama SBSN Terbaik 2025
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, Gerak Syariah 2026 mencatatkan statistik yang mengesankan dengan total 2.632 kegiatan. Dicky memaparkan bahwa capaian tersebut terdiri dari 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, serta 890 kegiatan sosial. Angka ini mencerminkan peningkatan jangkauan edukasi yang sangat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Jangkauan edukasinya Alhamdulillah ini mencapai kurang lebih 8.350.391 orang. Satu periode Gerak Syariah 2026, 8 juta Bapak/Ibu sekalian. Kalau kita bisa tiap bulan semangatnya sama, kita bisa kalikan 12. Nah, ini tentunya sebuah peningkatan yang luar biasa, 31% kenaikannya tahun ini," ungkap Dicky.
Sektor perbankan syariah juga menunjukkan performa gemilang selama periode ini. Dicky mencatat adanya lonjakan drastis pada penghimpunan dana yang mencapai Rp 6,83 triliun, atau tumbuh sebesar 241,5%. Begitu pula dengan penyaluran dana yang meningkat hampir 48% menjadi Rp 6,86 triliun.
Baca Juga
Selain kinerja keuangan, sisi filantropi Islam juga menjadi sorotan utama. Jumlah penerima manfaat sosial mencapai 266.421 orang dengan total dana tersalurkan sebesar Rp 86,2 miliar. Salah satu aksi nyata yang ditekankan oleh Dicky adalah penyaluran zakat untuk wakaf Al-Quran Braille bagi penyandang disabilitas sensorik, yang bekerja sama dengan berbagai lembaga sosial dan mitra kerja OJK.
"Di sini penyaluran yang mungkin perlu kita berikan bold, berikan katakan penekanan adalah penyaluran zakat untuk wakaf Al-Quran Braille. Yang tadi salah satu yang Qori, tadi Adinda Fajar itu adalah salah satu bentuk dari bentuk konkret dari bantuan ini. Ada Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin. Tadi Pak Menteri juga mengatakan ada Quran khusus di dunia yang untuk tunarungu, dan itu ada di Indonesia. Nah, ini tadi kalau Braille nanti kita tentunya akan selalu berkolaborasi untuk bisa menyalurkan bantuan kita," pungkasnya.

