Jalin Beberkan Tantangan Integrasi ATM Bank Himbara, Apa Saja?
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Operasional PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) Argabudhy Sasrawiguna mengungkapkan sejumlah tantangan dalam proses integrasi ATM bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang implementasinya terkesan lebih lama dari yang diperkirakan.
Menurutnya, pada 2017 bank-bank pelat merah menargetkan seluruh ATM Himbara Link bisa terintegrasi. Hal ini seiring dengan Jalin yang telah mengelola layanan switching ATM Link demi efisiensi di bank Himbara.
Kemudian memasuki tahap soft launching pada 2023 dengan target penyelesaian awal pada November 2024 untuk sekitar 4.500 mesin ATM yang terintegrasi. Tantangan utama dalam proses integrasi adalah perbedaan sistem teknologi yang digunakan oleh masing-masing bank Himbara.
“Yang bikin lama sebenarnya masing-masing Himbara punya sistem yang berbeda. Yang satu sistem A, yang satu lagi sistem B, dan satu lainnya sistem C. Selain itu, masing-masing bank juga memiliki menu layanan yang berbeda,” ujar Arga, menjawab pertanyaan Investortrust, dalam acara Buka Puasa Bersama Jalin dan Media, di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Baca Juga
Begini Cara Jalin Pastikan Kelancaran Operasional Selama Musim Mudik Lebaran 2025
Selain perbedaan sistem, lanjut dia, fokus bisnis dari masing-masing bank tentunya juga berbeda-beda. Salah satu contohnya ada bank yang lebih mendorong fokusnya pada segmen ritel, dan lainnya. Hal ini semakin menambah kompleksitas dalam menciptakan satu platform yang seragam.
“Ini yang menyebabkan kompleksitas sehingga kita harus sama-sama memberikan satu platform yang sama,” kata Agra.
Salah satu keunggulan utama dari integrasi ATM Bank Himbara Link yaitu menyediakan keseragaman menu transaksi di seluruh ATM Himbara. Sebelumnya, jika seorang nasabah menggunakan kartu bank lain di ATM Himbara lainnya akan muncul hanya menu sederhana seperti cek saldo, tarik tunai, dan transfer.
“Sekarang, di ATM mana saja yang sudah masuk ke virtual ATM kita, mau pakai kartunya Bank Mandiri munculnya menu Bank Mandiri dengan ratusan menu,” ucap Agra.
Baca Juga
Hingga Oktober BSI Miliki 4.445 Unit ATM dan CRM, Bertambah 72%
Ia menjelaskan, bahwa proses ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing bank Himbara. Saat ini, integrasi yang berjalan sudah mulai memberikan dampak positif bagi nasabah. “Nasabah tidak perlu lagi bingung, dia datang (ke ATM) bisa menggunakan bank Himbara asal mesin ATM-nya berlogo kita,” ujarnya.
“Jadi ada kenyamanan, terutama ketika nasabah sedang berada di suatu daerah yang hanya ada satu bank saja namun kita memiliki bank yang berbeda,” sambung Agra.

