Perbankan Disebut Berperan Strategis Dorong Keberlanjutan Lewat Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas
JAKARTA, investortrust.id - Climate Finance Consultant di World Resource Institute John Vong mengungkapkan, sektor perbankan memiliki peran strategis dalam keberlanjutan melalui pelaporan yang transparan dan akuntabel.
Menurutnya, pelaporan keberlanjutan tak hanya menjadi kewajiban untuk memenuhi regulasi semata, tapi juga alat penting untuk meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan memastikan investasi yang bertanggung jawab.
“Pelaporan keberlanjutan berperan penting dalam menunjukkan bagaimana bank mengelola risiko environmental, social, and governance (ESG) serta mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, dalam webinar yang digelar OJK Institute, Kamis (6/3/2025).
Baca Juga
Menurutnya, sebagai sektor yang sangat diregulasi, perbankan memiliki peran kunci dalam mengarahkan pendanaan ke sektor-sektor yang berorientasi berkelanjutan. Bank dapat memastikan bahwa kredit dan investasi mereka tidak hanya menguntungkan secara finansial, tapi juga berdampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Bank harus melaporkan bagaimana mereka mengelola risiko perubahan iklim, dampak sosial dari pendanaan mereka, serta tata kelola yang baik untuk membangun kepercayaan pasar,” kata John.
Di sisi lain, lanjut John, pelaporan berkelanjutan yang baik juga dapat meningkatkan daya saing perbankan, menarik investor yang peduli terhadap ESG, serta mengurangi risiko terkait perubahan iklim dan ketimpangan sosial.
Baca Juga
Dorong Skala Ekonomi Perbankan Syariah, Ini Lima Arah Kebijakan OJK
Ia menjelaskan, bank-bank di Singapura dan Malaysia telah menerapkan pelaporan keberlanjutan yang lebih ketat, dengan fokus pada inovasi keuangan berkelanjutan, obligasi hijau, serta inklusi digital dan keuangan.
Sementara di Indonesia, perbankan juga mulai menaruh perhatian pada pembiayaan hijau dan efisiensi energi, termasuk pembiayaan untuk transisi energi dan dekarbonisasi industri.

