Aplikasi hi by hibank Resmi Meluncur, Targetkan 1 Juta Nasabah Baru
JAKARTA, investortrust.id - Anak usaha dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Hibank Indonesia (hibank) resmi meluncurkan aplikasi mobile banking terbarunya, yakni hi by hibank. Dengan aplikasi ini, hibank menargetkan satu juta nasabah baru di 2025.
Direktur Utama hibank Jenny Wiriyanto mengungkapkan, aplikasi ini dirancang sebagai solusi digital terintegrasi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mempermudah transaksi keuangan, serta mendorong pertumbuhan bisnis mereka.
“Kita target 1 juta nasabah baru di tahun ini. Iya Pertempurannya sih cukup bagus ya, Jadi target kita menjadi bank transaksinya UMKM. UMKM yang kita sasar adalah mungkin yang tidak atau yang bukan small aja,” ujarnya, usai peluncuran aplikasi tersebut, di Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Aplikasi ini, lanjut Jenny, hadir dengan berbagai fitur utama yang akan membantu pelaku UMKM dalam perencanaan, pengelolaan, pencatatan, pembiayaan, dan pengembangan usaha. Terobosan ini memungkinkan para pelaku UMKM naik kelas dengan berbagai kemudahan digital dalam satu genggaman.
“hi by hibank merupakan aplikasi mobile banking pertama yang berfokus pada ekosistem digital. Hanya dengan satu klik, berjuta potensi terbuka. Kemudahan dalam genggaman ini diharapkan turut berkontribusi dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Indonesia,” katanya.
Sebagai upaya untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM, hibank menghadirkan fitur hi-literasi, sebuah program edukasi digital mengenai keuangan, investasi, dan pengelolaan bisnis. Selain itu, terdapat fitur hi-chat yang memungkinkan pelaku usaha berkonsultasi dengan relationship manager digital untuk merencanakan keuangan bisnisnya.
Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur hi-tung guna membantu perencanaan keuangan melalui kantong digital, hi-goal, dan hi-deposito. Sementara, fitur hi-pos memungkinkan pencatatan transaksi harian yang dapat dianalisis untuk mendukung keputusan bisnis dan akses pembiayaan digital.
Jenny menyatakan, dalam hal pendanaan, hi by hibank menghadirkan layanan hi-bijak dan hi-talang, yakni pinjaman berbasis ekosistem digital dengan pendekatan rantai pasok atau supply chain. Pelaku usaha juga dapat meningkatkan operasional dan promosi bisnis mereka melalui integrasi dengan media sosial.
”Dengan aplikasi ini, kami tidak hanya meluncurkan layanan perbankan digital, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas dan memperkuat ekonomi Indonesia,” ucap Jenny.
Sekadar informasi, hibank mencatatkan kinerja keuangan positif dengan pendekatan berbasis komunitas. Di 2024, hibank mencatat total aset Rp 17,8 triliun, tumbuh 22% secara year on year (yoy). Lalu, total pinjaman meningkat 75% (yoy) menjadi Rp 10,5 triliun, dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) berada di level 0,8%.
Lalu, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp 12,6 triliun pada 2024, atau naik 33% (yoy).
Sementara itu, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menjelaskan, peluncuran hi by hibank tersebut akan melengkapi transformasi digital BNI Group. Sebelumnya, BNI telah memperkenalkan wondr by BNI pada Juli 2024 dengan tiga fitur utama, yakni insight, transaksi, dan growth.
“Dengan kepemilikan 63,9% saham di hibank, BNI menargetkan anak usaha ini sebagai sumber pertumbuhan jangka panjang. Melalui hibank, BNI Group dapat menjadi one stop solution untuk memenuhi kebutuhan keuangan di berbagai segmen bisnis serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.

