Bagikan

100 Hari Pertama, Komdigi Blokir 1 Juta Konten Negatif dan 800 Ribu Konten Judol

JAKARTA, investortrust.id - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan pencapaian Komdigi dalam 100 hari pertama. Dalam keterangannya, Komdigi menyebut telah melakukan blokir kepada 1 juta lebih konten negatif dan 800 ribu lebih konten terkait judi online (judol) di berbagai platform.

Meutya mengatakan langkah-langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk memutus rantai konten negatif dan menciptakan masa depan digital Indonesia yang lebih sehat. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Indonesia dapat tumbuh di ruang digital yang bersih, aman, dan penuh manfaat,” ujar Meutya Hafid di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Dalam 100 hari pertama, Komdigi telah memblokir 1.037.558 konten negatif. Melalui 745 Internet Service Provider (ISP) dalam program pemblokirannya, konten-konten tersebut beredar di 945.431 situs web dan 92.127 media sosial.

Selain itu Komdigi juga telah menurunkan 882.352 konten terkait judol dari berbagai platform digital. Dari total konten yang telah diblokir, 807.587 berasal dari situs web dan alamat IP, sementara sisanya tersebar di platform media sosial lainnya.

Di sisi lain, untuk melindungi anak-anak, Komdigi sedang merancang Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik (RPP TKPAPSE). Regulasi ini akan memastikan keamanan dan privasi anak dalam mengakses platform digital.

Baca Juga

Polri Ungkap 4.926 Kasus Perjudian di 2024, Sebanyak 1.611 di Antaranya Judol

Per 1 Februari 2025, Komdigi akan uji coba sanksi administratif diberlakukan bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang tidak mematuhi aturan pemutusan akses konten ilegal. Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN) akan membantu dalam moderasi ini, dengan dukungan transparansi dari Kementerian Keuangan melalui SIMPONI.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sudah menaruh perhatian penuh terhadap ruang digital anak-anak. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa konten yang disajikan telah aman dan sehat untuk mendorong tumbuh kembang generasi muda.

Meutya menegaskan, pencapaian 100 hari pertama Komdigi merupakan wujud nyata dari mimpi besar Indonesia sebagai negara digital yang inklusif dan aman. Komdigi tidak hanya bekerja untuk menghadirkan teknologi, tetapi juga memberdayakan masyarakat, menyatukan wilayah, dan menjaga keamanan ruang digital.

“Transformasi digital adalah tentang manusia, bukan hanya teknologi. Kami ingin memastikan setiap langkah yang diambil bermakna bagi masyarakat,” jelas Meutya. (C-13)

Baca Juga

Ditjen Pengawasan Ruang Digital Kemenkomdigi Fokus Tangani Judol, Pornografi, hingga Data Pribadi

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024