Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ke 3,26 Juta Penduduk Miskin di 2024
JAKARTA, Investortrust.id - Dompet Dhuafa melaporkan telah menyalurkan bantuan ke 3.269.768 jiwa atau 13% dari jumlah orang miskin di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini dalam kegiatan Public Expose Dompet Dhuafa 2024 di Usmar Ismail Hall, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).
"Penduduk yang tidak (belum) terkena bantuan Dompet Dhuafa lebih banyak lagi, masih 87 persen, 21,96 juta jiwa," kata Ahmad.
Ahmad memaparkan bahwa total orang miskin per Maret 2024 sebanyak 25,22 juta orang. Angka tersebut mengalami penurunan 0,68 juta jiwa jika dibanding Maret 2023 lalu yang jumlahnya sebesar 25,80 juta jiwa.
"Alhamdulilah turun terus, jumlahnya masih 20 jutaan, ini tantangan buat kita semua khususnya lembaga zakat lembaga-lembaga filantropi harus concern gimana agar zakatnya membantu mengurangi jumlah orang miskin di Indonesia," ucapnya.
Dari sisi penerimaan, Dompet Dhuafa juga mengalami kenaikan. Total dana yang diterima Dompet Dhuafa di tahun ini sebesar Rp 329.277.085.219. Sejumlah penerimaan mengalami kenaikan, salah satunya zakat. Pada tahun ini zakat yang diterima Dompet Dhuafa sebesar Rp 194.464.074.961.
"Zakat ini mengalami kenaikan dibanding 2023. Jadi Alhamdulilah Dompet Dhuafa masih disebut sebagai lembaga zakat karena angka zakatnya paling besar prosentasenya 51 persen," ungkapnya.
Penerimaan lainnya yang juga mengalami kenaikan yaitu wakaf. Pada tahun ini wakaf yang diterima Dompet Dhuafa sebesar 18.424.629.500, atau naik sebesar 4,01 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan penerimaan yang mengalami penurunan yakni infaq terikat dan penerimaan infaq umum.
"Kenapa (alami penurunan), pertama karena tahun lalu itu ada kejadian Palestina yang langsung menyedot sumber bantuan masyarakat yang sangat besar berbanding di tahun 2024 yang sudah turun," katanya.
Selain itu turunnya penerimaan infaq umum diduga karena di tahun 2024 bersamaan dengan Pilpres dan Pileg. Hal tersebut dinilai menyedot kemampuan donasi masyarakat termasuk dana CSR perusahaan.
"Dalam kondisi seperti itu Alhamdulilah Dompet Dhuafa masih mencapai beberapa peningkatan di dana-dana yang spesifik yaitu zakat, wakaf dan kurban," tuturnya.
Sementara itu dari sisi penyaluran, Dompet Dhuafa telah menyalurkan bantuan program sebesar Rp 418 Miliar. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding penerimaan Dompet Dhuafa yang hanya mencapai Rp 379 Miliar.
"Ini kenapa karena kita punya saldo awal di tahun 2024, sehingga pencapaian kita kalau diukur penyaluran dengan dana yang kita terima, kita itu capaiannya 115 persen, jauh lebih banyak daripada target yang harus dikeluarkan atau disalurkan di tahun 2024 berdasarkan penerimaan," ungkapnya. (C-14)

