Tumbuh 27,32%, Outstanding Pembiayaan Fintech P2P Lending Capai Rp 75,6 Triliun per November 2024
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga November 2024, outstanding pembiayaan dari perusahaan financial technology (fintech) peer to peer (p2p) lending mencapai Rp 75,60 triliun atau tumbuh 27,32% secara year on year (yoy).
Hal tersebut diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman, secara virtual, dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Desember 2024, Selasa (7/1/2025).
“Di industri fintech peer to peer lending, outstanding pembiayaan di November 2024 tumbuh 27,32%, dari Rp 59,38 triliun pada November 2023 menjadi Rp 75,60 triliun,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun ke belakang, outstanding pembiayaan fintech p2p lending memang mengalami tren kenaikan. Pada 2021 misalnya, outstanding pembiayaan industri ini tercatat hanya Rp 29,88 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp 51,12 triliun pada 2022.
Baca Juga
Dorong Inovasi di Industri Fintech, Mandiri Capital Indonesia Gelar ‘Mandiri Innovation Hub 2024’
Tren ini terus berlanjut hingga akhir 2023, di mana outstanding pembiayaan meningkat kembali menjadi Rp 59,64 triliun.
Sementara itu, hingga November 2024, lanjut Agusman, rasio kredit macet secara agregat atau TWP90 juga masih berada di level yang terjaga. “Tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 dalam kondisi terjaga stabil di level 2,52% pada November 2024,” ucap dia.
Jika dibandingkan periode yang sama 2023, TWP90 industri fintech p2p lending mengalami perbaikan. Di mana pada November 2023 TWP90 secara industri berada di level 2,81%. Bahkan juga menurun jika dibanding akhir Desember 2023, dengan TWP90 secara industri berada di angka 2,93%.
Baca Juga
Dukung Bulan Fintech Nasional 2024, CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi Lewat Open API
Hal ini tentu menjadi sinyal positif dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yang mencatatkan tren kenaikan. Pada 2021, TWP90 fintech p2p lending tercatat 2,29%, naik ke level 2,78% pada 2022, kemudian di 2023 kembali naik di angka 2,93%.

