Beri Gambaran Ekonomi dan Investasi ke Nasabah di 2025, Bank Muamalat Gelar Indonesia Wealth Prosperity
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memberikan gambaran kondisi ekonomi dan outlook investasi bagi nasabah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menggelar Bank Muamalat Indonesia Wealth Prosperity 2024.
“Agenda tahunan ini bertujuan memberikan gambaran kondisi ekonomi dan outlook investasi bagi nasabah Bank Muamalat,” ujar SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan, dalam keterangan pers, Jumat (13/12/2024).
Kali ini, lanjutnya, tema yang diangkat pada Bank Muamalat Indonesia Wealth Prosperity adalah ‘Arah Kebijakan Ekonomi Pemerintah dan Iklim Investasi 2025 untuk Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8’.
“Menyambut 2025, Indonesia bersiap menghadapi perekonomian global yang berpotensi diselimuti ketidakpastian akibat kondisi geopolitik. Sementara di dalam negeri, perlambatan ekonomi dan pelemahan daya beli menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan,” kata Dedy.
Baca Juga
Bank Muamalat Tunjuk Imam Teguh Saptono Sebagai Direktur Utama yang Baru
Dalam acara tersebut, turut mengundang Head of Investment Specialist & Kepala Unit Pengelola Investasi Syariah Insight Investment Management Bank Muamalat Suluh Tripambudi Rahardjo. Ia mengatakan, sektor syariah khususnya sukuk, punya peranan penting untuk bisa membantu mencapai pertumbuhan ekonomi 8%.
Menurutnya, sukuk negara dan korporasi memiliki potensi yang besar di era suku bunga rendah seperti sekarang. Apalagi, keduanya saat ini memiliki supply and demand yang terjaga dengan baik. Secara historis, kinerja sukuk korporasi juga mengungguli kinerja instrumen investasi lainnya.
Baca Juga
“Untuk itu, investor bisa mulai melirik instrumen sukuk korporasi atau instrumen lain berbasis sukuk korporasi seperti reksa dana pendapatan tetap syariah,” ucap Suluh.

