Begini Jurus Bank Muamalat Dongkrak Penjualan ST013
JAKARTA, investortrust.id - Tiga minggu sejak masa penawaran ST013 dimulai pada 8 November lalu, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatatkan tren penjualan yang positif untuk SBN ritel tersebut. Untuk makin mendongkrak penjualannya, Bank Muamalat punya beberapa jurus, salah satunya hadirkan cash reward.
SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengungkapkan, ST013 mendapat sambutan positif dari nasabah. ST013 memiliki daya tarik yaitu pada kupon yang kompetitif, pajak rendah, serta terbebas dari risiko gagal bayar.
Oleh karena itu, menurutnya, instrumen ini bisa menjadi pilihan menarik bagi semua kalangan. SBN ritel yang diterbitkan di tahun ini oleh Bank Muamalat terbagi menjadi dua seri, yaitu ST013T2 dan Green Sukuk ST013T4, yang akan ditawarkan hingga 4 Desember mendatang.
“Kupon sebesar 6,40% untuk ST013T2 dan 6,50% untuk ST013T4 masih tergolong kompetitif untuk kondisi pasar saat ini. Apalagi dari sisi pajak, ST013 hanya dikenakan 10%. Sehingga kami berharap jumlah investor akan terus meningkat di Bank Muamalat,” ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (29/11/2024).
Baca Juga
Naik 148%, Bank Muamalat Catat Volume Transaksi QRIS Rp 403 Miliar di Kuartal III 2024
Ia menjelaskan, minat masyarakat terhadap produk investasi SBN ritel terus meningkat. Tercermin dari jumlah investor yang melakukan pembelian SBN ritel di bank Muamalat naik 17,3% secara year on year (yoy) per 30 September 2024. Sementara dari sisi volume transaksi, angka pertumbuhannya mencapai 18,6% (yoy) di periode yang sama.
Melihat antusiasme tersebut, Bank Muamalat optimistis dengan produk ST013 akan semakin mendorong pertumbuhan jumlah investor maupun volume transaksi dari SBN ritel. Untuk mendongkrak penjualan, Bank Muamalat menghadirkan cash reward bagi nasabah yang memesan ST013.
“Kami menawarkan cash reward, di mana para nasabah bisa langsung mendapatkan maksimal Rp 22,5 juta jika membeli dua seri sekaligus yaitu ST013T2 dan ST013T4 dalam jumlah maksimal dengan fresh fund,” ucap Dedy.
Baca Juga
Bank Muamalat Gandeng Sahid Tour & Travel Salurkan Pembiayaan Haji Khusus
Dikatakan Dedy, kedua kupon seri ST013 tersebut bersifat mengambang (floating with floor). Artinya, ketika Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan, maka kupon ST013 juga akan ikut naik. Sebaliknya, jika suku bunga diturunkan, kupon ST013 tidak akan turun lebih rendah dari batas minimal (floor).
“Keunggulan lain dari produk investasi syariah ini adalah dijamin oleh negara, sehingga investor ST013 tidak memiliki risiko gagal bayar. Apalagi, penerbitan dan pengelolaannya mengikuti tata kelola syariah dan digunakan untuk pembangunan negara,” katanya.
Sekadar informasi, sukuk tabungan seri ST013 adalah salah satu jenis surat berharga syariah negara ritel (SBSN Ritel) yang merupakan tabungan investasi yang dijual kepada individu atau perseorangan warga negara Indonesia (WNI) melalui mitra distribusi di pasar perdana domestik yang tidak dapat diperjual-belikan di pasar sekunder.

