SeaBank Cetak Laba Sebelulm Pajak Rp372 Miliar di Kuartal III-2024, Naik 31%
JAKARTA, Investortrust.id - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) kembali mencatat kinerja positif pada kuartal III-2024, cetak laba sebelum pajak (PBT) Rp372 miliar, meningkat 31% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023. Sementara itu laba bersih setelah pajak SeaBank di kuartal III-2024 sebesar tercatat Rp292 mliar.
Peningkatan laba sebelum pajak pada kuartal III-2024 tercatat melampaui keseluruhan total PBT di tahun 2023, yakni Rp309 miliar. Disampaikan Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley,
“Peningkatan laba sebelum pajak tersebut merupakan hasil pertumbuhan dan perbaikan kualitas aset serta strategi efisiensi yang dijalankan SeaBank serta mengindikasikan kinerja bank yang semakin efektif dan efisien,” kata Sasmaya dalam pernyataan tertulis, Jumat (15/11/2024).
Pada kuartal yang sama, Seabank mencatatkan kenaikan total aset sebesar 6,82% dari Rp30,8 triliun (kuartal III-2023) menjadi Rp32,9 triliun pada kuartal III-2024. Sementara jika dibandingkan dengan keseluruhan pertumbuhan aset perusahaan sepanjang 2023, jumlah total aset mengalami kenaikan 17%, hal ini didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai sebesar 22% dari Rp20,8 triliun menjadi Rp25,4 triliun di kuartal III-2024.
Dalam fungsi intermediasinya, SeaBank telah mengucurkan kredit senilai lebih dari Rp50 triliun selama tahun berjalan, khususnya untuk golongan berpenghasilan rendah dengan saldo kredit pada akhir kuartal III-2024 tercatat mencapai Rp19,7 triliun.
Baca Juga
Laba SeaBank Melesat 353,43% Menjadi Rp 203,84 Miliar di Semester I-2024
“Prinsip kehati-hatian tetap menjadi prioritas SeaBank hal ini ditunjukkan melalui perbaikan rasio kredit bermasalah (NPL) ke angka 1,6%,” kata Sasmaya.
Sementara itu rasio profitabilitas menunjukkan peningkatan dengan tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) tercatat sebesar 1,55% di kuartal III-2024, naik dari 1,29% pada kuartal II-2024. Sedangkan tingkat pengembalian ekuitas (return on equity/ROE) tercatat sebesar 7,18% dari 5,98% di kuartal II-2024.
Prestasi lainnya adalah bertambahnya jumlah pengguna SeaBank yang mencapai 15,5 juta Nasabah per Oktober 2024, angkat tersebut melampaui target akhir tahun 2024 sebesar 15 juta Nasabah.
Transaksi harian di SeaBank terus mengalami peningkatan. Di kuartal III-2024 rata-rata transaksi harian tercatat 4 juta transaksi dengan perputaran uang mencapai Rp3 triliun setiap harinya. Sedangkan di kuartal sebelumnya, transaksi harian rata-rata 3 juta transaksi dengan perputaran uang Rp2 triliun.
Capaian ini didorong oleh tingginya aktivitas transfer in/out, direct payment, QRIS, dan berbagai transaksi digital lainnya, hal ini mencerminkan bahwa aplikasi SeaBank terbukti mampu memenuhi kebutuhan finansial Nasabah sehari-hari.
“Melonjaknya jumlah Nasabah menandakan bahwa SeaBank semakin dipercaya dan digunakan luas oleh masyarakat Indonesia,” ujar Sasmaya.

