Laba SeaBank Melesat 353,43% Menjadi Rp 203,84 Miliar di Semester I-2024
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan laba tahun berjalan sebelum pajak sebesar Rp 203,84 miliar di semester I-2024, meningkat 353,43% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 44,96 miliar.
Direktur Utama SeaBank Sasmaya Tuhuleley mengungkapkan, capaian positif di paruh pertama 2024 menjadi bukti strategi bisnis yang dijalankan pihaknya berada di jalur yang tepat.
“SeaBank berkomitmen selalu menghadirkan inovasi dalam strategi bisnis perbankan. Kinerja bank yang terlihat baik terlihat dari capaian kuartal II-2024 yang terus menunjukan tren positif,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (7/8/2024).
Baca Juga
Salah satu penopang kenaikan laba SeaBank adalah penyaluran kredit yang tumbuh positif. Jika melirik laporan keuangan publikasi, kredit SeaBank di semester I-2024 tercatat Rp 17,99 triliun atau tumbuh 23,81% dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 14,53 triliun.
Sejalan dengan itu, rasio kredit macet yang tercermin dari non performing loan (NPL) juga terjaga. Dimana NPL gross tercatat berada di level 1,98%, sedangkan NPL net 0,18% di semester I 2024, jauh di bawah ketentuan maksimum dari regulator yaitu 5%
Namun, naiknya kredit tidak diimbangi dengan penghimpunan dana. Hal ini terlihat dari dana pihak ketiga (DPK) SeaBank yang negatif 1,59% dari Rp 23,87 triliun pada semester I-2023 menjadi Rp 23,41 triliun pada periode yang sama tahun ini.
Baca Juga
J Trust Bank Tunjuk Bitera Sebagai Penyedia Layanan Data Center
Current account saving account (CASA) atau dana murah SeaBank juga mencatatkan penurunan 6,15% dari Rp 15,65 triliun menjadi Rp 14,68 triliun. Hingga semester I 2024, dana murah SeaBank menggenggam panas sebesar 62,51% dari total DPK.
“Meski demikian, kami optimistis SeaBank akan terus melaku di sisa tahun ini dan memberikan ekosistem layanan terbaik ke nasabah di seluruh penjuru Nusantara,” kata Sasmaya.

