Infovesta Apresiasi 76 Perusahaan Syariah Terbaik dalam Investortrust Best Sharia Awards 2024
JAKARTA, investortrust.id - Investortrust.id bekerja sama dengan PT Infovesta Utama hari ini (25/9/2024) menggelar malam penganugerahan Investortrust Best Sharia Awards 2024. Direktur Infovesta Parto Kawito mengapresiasi sebanyak 76 perusahaan yang menyabet penghargaan syariah terbaik malam ini.
“Infovesta mengucapkan selamat bagi para pemenang Best Sharia Awards yang mana penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kinerja dedikasi dan komitmen bapak ibu beserta tin dalam memajukan industri keuangan syariah di Indonesia. Tema penghargaan malam ini sangat relevan dengan mendorong pertumbuhan industri syariah yang berkelanjutan,” ujar Parto dalam penganugerahan Investortrust Best Sharia 2024 di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (25/9/2024).
Ia menjelaskan bahwa para pemenang telah menunjukkan keunggulannya dalam industri masing-masing, usai dinilai secara ketat melalui metode kualitatif dan kuantitatif. Sehingga harapannya prestasi tersebut tidak hanya membanggakan perusahaan yang bersangkutan namun juga menjadi inspirasi bagi seluruh industri keuangan syariah di Indonesia.
“Ini menunjukkan industri syariah semakin bertumbuh dan berkembang serta mampu bersaing ditingkat global,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, sebagai penyedia riset pasar Infovesta akan terus berkomitmen untuk mendukung industri pasar syariah di Indonesia dengan memberikan apresiasi secara continue yang harapannya dapat terus memotivasi semua pihak untuk terus berinovasi dan menciptakan produk keuangan syariah yang berkualitas sesuai prinsip syariah.
Asal tahu, sebanyak 76 perusahaan menyabet penghargaan Syariah Terbaik pada malam penganugerahan Best Syariah 2024 yang diselenggarakan investortrust.id bekerja sama dengan Infovesta di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (25/9/2024) malam.
76 perusahaan tersebut terbagi berdasarkan enam kategori dari 128 produk, yaitu bank syariah (7 perusahaan), asuransi syariah (6 perusahaan), saham syariah (26 perusahaan), sukuk (5 perusahaan), unit link syariah (13 perusahaan), dan reksa dana syariah (21 perusahaan).
Sebanyak dua dari 76 perusahaan meraih penghargaan pada dua kategori berbeda. Dewan Juri Best Syariah 2024 diketuai Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Iggi Haruman Achsien, beranggotakan Josep Ginting (Economist President University), Rudy Kamdani (Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia/AASI), dan Primus Dorimulu (CEO PT Investortrust Indonesia Sejahtera).
Metode Penilaian
Bank SyariahMetode pemeringkatan dibagi dalam dua kategori penilaian dengan bobot sama masing-masing 50%, yakni indikator tingkat kesehatan keuangan dengan capital asset management earning liquidity (CAMEL) dan indikator tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko menggunakan risk based bank rating (RBBR).
Asuransi Syariah
Pada Asuransi Syariah, seleksi awal mencakup laporan keuangan 2023 yang sudah diaudit dan tidak mendapat opini disclaimer. Perusahaan harus memiliki aset di atas Rp 1 triliun (asuransi jiwa) dan di atas Rp 500 miliar (asuransi umum) pada 2023.
Perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria seleksi awal akan dinilai selama periode 2019-2023 berdasarkan pertumbuhan aset rata-rata, pertumbuhan ekuitas rata-rata, pertumbuhan jumlah investasi rata-rata, pertumbuhan premi rata-rata, pertumbuhan premi neto rata rata, dan pertumbuhan hasil investasi rata-rata.
Saham Syariah
Evaluasi kinerja emiten saham dilakukan berdasarkan parameter kinerja historis. Pemeringkatan saham mencakup 11 sektor saham di Bursa Efek Indonesia/BEI (IDX). Yang dinilai yaitu emiten syariah yang tercatat di BEI minimal 5 tahun, dengan rata-rata nilai transaksi harian dalam 1 tahun terakhir minimal Rp 1 miliar. Tim juri tidak mengikutsertakan emiten yang memiliki notasi khusus dari BEI sampai batas waktu pengolahan data yang ditentukan kemudian. Emiten juga tidak pernah atau tidak sedang memiliki mengalami masalah gagal bayar atau hukum berdasarkan keputusan resmi dalam 3 tahun terakhir.Reksa Dana Syariah
Produk yang dinilai adalah reksa dana saham lokal, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, exchange traded fund (ETF), indeks, serta reksa dana saham global syariah berumur 1,3, dan 5 tahun. Khusus reksa dana pasar uang berumur 1 tahun.Reksa dana syariah yang dinilai yaitu reksa dana yang sudah berumur minimal 1 tahun per 30 Juni 2024, memiliki dana kelolaan minimal Rp 10 miliar per 30 Juni 2024 atau US$ 1 juta, serta tidak membagikan dividen.
Metode penilaian mencakup total return, modified sharpe ratio atau information ratio, khusus untuk ETF dan indeks, serta pertumbuhan unit penyertaan
Sukuk
Sukuk Terbaik terbagi atas tiga kategori, yaitu ijarah, mudharabah, dan wakalah. Seleksi awal meliputi sukuk dengan umur jatuh tempo (term to maturity) minimal satu tahun per 29 Desember 2023, memiliki rating minimal A minus (A-) atau setara, dan emiten memublikasikan laporan keuangan audit per kuartal I-2024 dalam denominasi rupiah.
