Luncurkan Kartu Kredit digibank Z Visa Platinum Berbahan Daur Ulang , Bank DBS Indonesia Bidik 50.000 Nasabah Baru
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank DBS Indonesia menerbitkan kartu kredit yang terbuat dari bahan yang didaur ulang atau recycled PVC plastic (polyvinyl chloride), yakni kartu kredit digibank Z Visa Platinum. Di mana, Bank DBS Indonesia menargetkan dapat meraih 50.000 lebih nasabah baru dalam setahun ke depan lewat peluncuran kartu kredit ini.
Inovasi terbaru ini menjawab kebutuhan generasi muda, terutama Gen Z dan Milenial yang semakin memerhatikan masalah keberlanjutan dan lingkungan, namun tetap memanfaatkan fitur kartu kredit.
Hal ini sejalan dengan semangat kampanye #IEarnedDiz yang bertujuan untuk mengedukasi Gen Z dan milenial untuk cerdik mengatur kondisi finansial, tapi tetap dapat menikmati hasil kerja kerasnya.
Head of Card and Loan Business PT Bank DBS Indonesia Ari Lastina mengungkapkan, Gen Z dan milenial saat ini sangat peduli dengan masa depan bumi. Sehingga melalui peluncuran kartu kredit daur ulang ini, Bank DBS Indonesia ingin memberikan solusi keuangan yang tidak hanya fungsional tetapi juga selaras dengan nilai-nilai pelestarian lingkungan yang dimiliki oleh Gen Z dan milenial ini.
“Kami percaya bahwa dengan menggabungkan teknologi keuangan modern dengan komitmen terhadap keberlanjutan, kami dapat mendukung generasi muda dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," ujar Ari dalam acara peluncuran digibank Z Visa Platinum di El Professor Steakhouse, Urban Forest, Jakarta, Rabu (18/9/2024)
.
Baca Juga
Krisis Iklim Jadi Tantangan Mendesak, Bank DBS Dorong Transformasi Keberlanjutan dan Dekarbonisasi
Lebih lanjut, Ari juga mengatakan bahwa kartu kredit digibank Z Visa Platinum ini diluncurkan karena alasan yang cukup simple, yaitu customer voice (suara pelanggan). Menurut Ari, Bank DBS Indonesia menjadikan customer voice menjadi landasan untuk bertumbuh, baik secara bisnis ataupun bertumbuh dengan semua partner-partner Bank DBS Indonesia.
"Jadi, zaman dulu kala, customer voice yang kami dapat semua itu harus digital. Yang kejadian, tahun 2017 kita launching DigiBank, 2019 kita ada Digi KTA, approval 60 detik, 2021 kita ada Digi Kartu Kredit, approval 60 detik, itu yang menjadi landasan DBS. Nah, lalu sekarang ini kami juga tahu merasa bahwa teman-teman semua merasa panas gak? Rasa panas, sampah ada dimana-mana, jadi kami menemukan banyak sekali studi," ungkap Ari.
Ari menjelaskan, berdasarkan riset First Insight tahun 2021 menyatakan bahwa 73% generasi muda bersedia membayar lebih untuk produk yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan.
Kemudian, riset McKinsey tahun 2023 juga menunjukkan hasil yang senada, yaitu bagaimana Gen Z dan milenial saat ini mempertimbangkan aspek personal, sosial, dan dampak produk tersebut terhadap lingkungan dalam pengambilan keputusan atas pembelian suatu produk.
"Nah, dari hal-hal tersebut, kami merasa bahwa dengan adanya kartu kredit digibank Z Visa Platinum ini dapat menjadikan solusi, bukan cuma yang targetnya adalah generasi muda yang peduli, tapi juga bisa memberikan solusi keuangan kepada generasi muda, itu sih," jelas Ari.
Ari meyampaikan bahwa setiap kartu kredit digibank Z Visa Platinum yang dicetak dengan bahan daur ulang akan mengurangi limbah plastik sebesar 3,18 gram per kartu dan mengurangi emisi CO2 sebesar 7 gram.
Menurut Ari, produk ini merupakan wujud nyata pilar keberlanjutan Bank DBS Indonesia, yakni responsible banking dan impact beyond banking, yang mengintegrasikan keberlanjutan dalam produk dan layanan perbankan. Serta memberikan kontribusi kepada masyarakat luas, di luar lingkup perbankan.
Produk perbankan yang ramah lingkungan terbukti dapat menjadi pilihan bagi nasabah yang ingin mengurangi jejak karbonnya. Hal ini tercermin dari 76% nasabah Bank DBS Indonesia yang saat ini sudah memilih proses pengajuan aplikasi secara online dengan approval 60 detik demi mengurangi penggunaan kertas.
Selain membawa konsep berkelanjutan, kartu kredit digibank Z Visa Platinum hadir dengan semangat kampanye bertajuk #IEarnedDiz yang terinspirasi dari generasi muda yang selalu ingin merayakan hasil kerja keras mereka sambil menikmati hidup selagi menjaga arus keuangan.
Untuk itu, kartu ini membawa manfaat yang terdiri dari tiga pilar utama yaitu, keleluasaan bertransaksi lewat fitur pay later 0% hingga 6 bulan yang bisa dinikmati untuk transaksi di mana pun dan kapan pun, transaksi yang efisien melalui aplikasi digibank by DBS yang dapat diakses 24/7, dan akses terhadap berbagai promo harian dan promo ekslusif seperti buy 1 get 1 free, hemat 50% di berbagai merchant pilihan setiap hari, hingga potongan 20% di Grab EV (electric vehicle).
Sementara itu, Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari menyatakan, Visa sangat senang dapat berkolaborasi dalam peluncuran kartu kredit digibank Z Visa Platinum.
Visa, kata Vira, mendukung inisiatif Bank DBS Indonesia yang memahami secara mendalam kebutuhan Gen Z dan milenial, yang peduli terhadap lingkungan dan cermat dalam mengatur pengeluaran mereka, terutama melalui pilihan pembiayaan yang fleksibel seperti pembayaran cicilan untuk gaya hidup mereka.
"Kami berharap peluncuran kartu kredit digibank Z Visa Platinum akan memberikan solusi ideal bagi para anak muda untuk dapat mengelola keuangan mereka dari sisi fleksibilitas dan kenyamanan," kata Vira.
Dalam kesempatan yang sama, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom membeberkan bahwa sebagai bank yang fokus pada kepuasan pelanggan atau customer-centric, Bank DBS Indonesia berusaha menyediakan solusi keuangan inovatif yang relevan dengan kebutuhan nasabah sembari mendampingi mereka dalam perjalanan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Di mana, hal ini sejalan dengan visi Bank DBS Indonesia untuk menjadi ‘Best Bank for A Better World’ serta mendukung pertumbuhan ekonomi rendah karbon dan pencapaian target net zero emission (NZE) Indonesia pada 2060.
Lebih dari itu, melalui produk ini, Bank DBS Indonesia ingin memantik ‘spark’ di dalam diri setiap nasabah untuk menciptakan dampak positif melalui produk ramah lingkungan, sejalan dengan prinsip ‘Trust Your Spark’ yang mendorong keyakinan pada diri sendiri untuk mengambil tindakan nyata demi menciptakan perubahan positif.
Kami juga mengapresiasi Visa sebagai mitra yang memiliki visi dan misi yang sama untuk mengamplifikasi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” imbuh Melfrida.
Sebagai tambahan informasi, kartu kredit digibank Z Visa Platinum dengan kartu fisik berbahan daur ulang akan tersedia bagi nasabah mulai 15 Oktober 2024. Untuk memperluas dampak positif dari inisiatif ini, Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan Waste4Change, sebuah social enterprise yang bergerak di bidang pengelolaan sampah sekaligus penerima dana hibah DBS Foundation 2021.
Melalui kerja sama ini, nasabah diajak untuk berkontribusi langsung dengan menyumbangkan 0,5% dari nilai transaksi menggunakan digibank Z Visa Platinum dari tanggal 18 September-31 Desember 2024 untuk aksi pembersihan Sungai Ciliwung dari sampah plastik.

