DBS Bank Luncurkan Uji Coba Token Treasure Berbasis Blockchain
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan jasa keuangan multinasional dan perbankan DBS Bank berkolaborasi dengan penyedia pembayaran digital Ant International menyediakan solusi manajemen perbendaharaan dan likuiditas berbasis blockchain.
Mengutip Cointelegraph, Rabu (14/8/2024), DBS mengumumkan peluncuran percontohan DBS Treasury Token yang akan digunakan Ant International untuk manajemen perbendaharaan dan likuiditas instan dan multimata uang.
Token DBS Treasury baru yang akan digunakan oleh Ant International ada di blockchain DBS yang akan diberi izin untuk entitasnya di berbagai pasar.
Blockchain berizin atau biasa disebut blockchain private merupakan jaringan dengan lapisan kontrol akses. Dengan menambahkan mekanisme keamanan yang hanya mengizinkan peserta dalam blockchain untuk memiliki tingkat otoritas pra-persetujuan tertentu.
Baca Juga
Mantan Peraih Medali Emas Olimpiade Caitlyn Jenner Rilis Token MEDAL di Jaringan Ethereum
Pengguna memerlukan izin dari pemilik jaringan untuk bergabung dengan, sementara blockchain berizin menggunakan teknologi buku besar terdistribusi atau distributed ledger technology (DLT), blockchain tersebut hanya terdesentralisasi sebagian.
Menurut DBS, blockchain berizinnya kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) dan terintegrasi dengan mesin pembayaran inti bank. Pengembangan ini meningkatkan ekstensibilitas dan interoperabilitas sistem dengan berbagai infrastruktur pembayaran industri yang terhubung ke DBS.
Baca Juga
Selain itu, DBS juga mengklaim bahwa blockchain tersebut telah terintegrasi dengan platform manajemen perbendaharaan Ant International, Whale. Ini memungkinkan perusahaan untuk mengelola likuiditas intragrupnya tanpa gangguan, yang akan mengoptimalkan alur kerja dan visibilitas.
Selain teknologi blockchain, platform Whale Ant menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan enkripsi ntuk meningkatkan transparansi dan efisiensi transfer dana antar rekening bank.

