BNI Bidik Pertumbuhan Kredit 12% di 2024, Segmen Konsumer Masih Jadi Motor Pertumbuhan Utama
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI membidik pertumbuhan kredit di kisaran 10-12% di tahun ini. Dari target pertumbuhan tersebut, mayoritasnya masih akan ditopang oleh kredit korporasi.
Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini mengungkapkan, hingga paruh pertama tahun ini pihaknya mampu menorehkan pertumbuhan kredit sebesar 18,7% secara tahunan atau year on year (yoy).
”Hingga akhir 2024, segmen korporasi bluechip baik swasta maupun BUMN diproyeksikan tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit BNI. Dengan target pertumbuhan kredit secara keseluruhan di kisaran 10-12%, ujarnya, dalam Press Conference Public Expose Live 2024, secara virtual, Jumat (30/8/2024).
Baca Juga
Begini Jurus BNI Untuk Genjot Pertumbuhan Bisnis di Segmen Konsumer
Kredit di segmen korporasi di BNI sendiri hingga semester I 2024, lanjut Novita, tumbuh 18,7% secara tahunan menjadi Rp 403,1 triliun. Pertumbuhan tersebut berasal dari beragam segmen korporasi, baik swasta maupun badan usaha milik pemerintah (BUMN), serta institusi pemerintahan dengan kategori risiko rendah.
Alhasil, dengan capaian tersebut, kredit korporasi BNI masih menjadi kontributor utama penyumbang kredit terbesar dengan pangsa 55% dari total kredit. Hingga semester I 2024, total kredit yang sukses disalurkan BNI sebesar Rp 727 triliun atau tumbuh 11,7% yoy.
“Kami melihat ruang yang masih besar untuk terus menumbuhkan segmen korporasi. Hal ini karena nasabah korporasi pada umumnya membutuhkan lebih dari satu bank untuk memenuhi seluruh kebutuhan keuangan mereka,” kata Novita.
Baca Juga
Kemudian, segmen selanjutnya yang akan didorong untuk menjadi motor pertumbuhan bisnis kedua adalah dari konsumer. Melalui agenda transformasi, lanjutnya, BNI juga melakukan penajaman fokus bisnis dan perbaikan proses bisnis yang memungkinkan segmen konsumer ini menjadi pilar pertumbuhan kedua setelah segmen korporasi.
“Salah satu kunci pertumbuhan yang kuat di segmen konsumer adalah optimalisasi bisnis dari ekosistem nasabah korporasi kami serta memperdalam bisnis dari kemitraan dengan top developer di Indonesia,” ucap Novita.

