AXA Financial Beberkan Persaingan Asuransi Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - AXA Financial Indonesia mengungkapkan persaingan di industri asuransi kesehatan yang terjadi saat ini.
Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengatakan, peningkatan dalam hal klaim asuransi mempengaruhi segala aspek. Selain itu, menurutnya tidak ada perusahaan yang tidak terpengaruhi hal tersebut.
“Kita sekarang memiliki jaringan dengan 260 rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia. Jadi kita langsung, tanpa perusahaan tertentu, kita langsung membangunnya, kita bayar mereka, dan kemudian mereka memberitahu kita apa yang harus dilakukan,” kata Niharika saat media visit ke kantor Investortrust, Jakarta, Selasa (20/8/2024).
Baca Juga
AXA Financial Ungkap Dua Tantangan Besar Implementasi PSAK 117
Menurutnya, hal Itu memungkinkan perusahaan untuk memiliki harga standarisasi, lalu kampanye yang baik untuk pelanggan yang berbeda dengan perusahaan lain.
“Jadi, saya berharap bahwa industri ini berjalan dengan benar, yang berarti mengontrol penyakit, serta dengan bergabung dengan AAJI, mereka dapat mengimplementasikan untuk satu penyakit, prosedurnya harus standar,” ujarnya.
Niharika bilang saat ini tepat untuk menggandeng RS sebagai partner guna mencapai titik tujuan eksklusif. “Sekarang, saya percaya RS Singapura akan kembali ke Indonesia, karena inilah di mana volume bisnis datang, bukan dari partner Singapura, Singapura memiliki 5 juta. Jadi, sekarang mereka kembali dengan proposisi. Saya pikir, kita bisa berjuang bersama terhadap penyakit tersebut,” jelasnya.
Baca Juga
Begini Upaya AXA Financial Antisipasi Praktik “Nakal” Overtreatment di Asuransi Kesehatan
Niharika menegaskan harus bisa mengontrol, dengan cara penyakit yang mudah ditangani dan membuat pelanggan tersebut sadar.
“Jadi, ini harus terjadi secara industri, seperti asuransi, ini harus terjadi bersama, dengan RS dan penyakit, dan ini harus diperkuat dengan menggunakan teknologi, orang, dan memperbaiki beberapa proses,” pungkasnya.

