Ini Tiga Jurus Sukses Bank Mandiri Terapkan Artificial Intelligence
JAKARTA, investortrust.id - Penerapan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bukan hal yang baru di industri perbankan saat ini. Pasalnya, teknologi ini berdampak positif bagi operasional bisnis bank. Salah satu pelaku perbankan, yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) punya jurus sukses dalam implementasi AI.
Direktur Information Technology Bank Mandiri Timothy Utama mengungkapkan, agar penerapan AI berjalan dengan sempurna pihaknya telah memiliki kerangka kerja atau framework yang berfokus pada tiga hal.
“Satu, harus ada peningkatan revenue atau bisnis. Kedua, adalah mencari kategori apa yang bisa meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Ketiga, bagaimana bisa memperbaiki risk management,” ujarnya, dalam paparan kinerja semester I 2024 Bank Mandiri secara virtual, Rabu (31/7/2024).
Baca Juga
Artificial Intelligence Institute Segera Diluncurkan di Jakarta
Sebenarnya AI ini, lanjut Timothy, bukan hal yang baru, bahkan telah diterapkan Bank Mandiri sejak beberapa tahun belakangan. Ke depannya, potensi revenue akan terus digali oleh bank berkode saham BMRI ini.
Saat ini, pihaknya juga tengah masuk ke generative AI, di mana dalam pengembangan produk, Bank Mandiri akan melakukan banyak coding yang dilaksanakan secara in-house. Contohnya melakukan coding assistance yang dapat meningkatkan productivity, kecermatan, ketepatan serta keakuratan dari coding.
Baca Juga
Pemanfaatan Kian Masif, Indonesia Dinilai Butuh Undang-Undang Artificial Intelligence
Dari sisi risk management, tentunya penerapan AI dapat mendorong fungsi intermediasi di industri perbankan untuk menggenjot kredit dan mengoptimalkan operasional.
”Kami sudah melakukan early warning systems yang dilakukan dengan AI base, juga untuk melakukan verifikasi daripada transaksi itu bisa dijalankan,” ucap Timothy.

