Genjot DPK, BTN Fokus Garap Segmen Emerging Affluent
JAKARTA, investortrust.id – Bank menerapkan berderet strategi dalam mendorong peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) khususnya DPK ritel termasuk PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
Bank pelat merah ini melihat potensi pengembangan DPK pada segmen emerging affluent (memiliki tabungan Rp 100 juta hingga kurang dari Rp 500 juta), dengan menawarkan layanan BTN Prospera. Sejak diluncurkan pada Maret 2024, layananini telah mencapai target awal sebanyak 43.500 nasabah dengan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) lebih dari Rp 8 triliun.
Direktur Distribution & Institutional Funding BTN, Jasmin, mengatakan, sebagai apresiasi dan upaya meningkatkan loyalitas nasabah BTN Prospera, pihaknya mengadakan berbagai acara yang melibatkan nasabah, baik yang bersifat edukatif maupun hiburan. Salah satunya menggelar Prospera Movie Night, pada akhir pekan lalu.
Baca Juga
Semester I, Agung Podomoro (APLN) Kantongi Marketing Sales Rp 796,3 Miliar
"Sebagai bentuk apresiasi kami menggelar Prospera Movie Night. Acara ini juga merupakan salah satu program loyalitas yang kami berikan kepada para nasabah," kata Jasmin, dalam ketarangan tertulis, Rabu (31/7/2024).
Prospera Movie Night digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 2.200 nasabah BTN Prospera dari kota-kota tersebut.
Jasmin menjelaskan, meski telah mencapai target dari nasabah eksisting, BTN akan tetap mengerahkan strategi untuk menambah jumlah nasabah baru yang tergolong emerging affluent.
Di antaranya adalah dengan memberikan fasilitas dan berbagai benefit menarik seperti airport lounge, gratis transaksi pada BTN Mobile, akses pada aplikasi loyalty platform, serta dedicated Prospera Relationship Manager (PRM) yang berperan dalam membantu mengelola kekayaan nasabah melalui berbagai produk dan solusi finansial lainnya.
Baca Juga
Kalbe Farma (KLBF) dan Livzon Bentuk Usaha Patungan Rp 650 Miliar
"Kami memiliki lebih dari 128 PRM yang akan menjawab kebutuhan para nasabah dengan mengusung brand promise 'Unlocking Your Potential'. PRM ini akan membantu dalam mengoptimalkan potensi dan meraih keberhasilan finansial," kata Jasmin.
PRM tersebut berperan strategis untuk memaksimalkan pertumbuhan dari nasabah BTN Prospera dan merancang program finansial yang relevan bagi nasabah.
Sebagai catatan, per 30 Juni 2024 BTN berhasil meningkatkan DPK pada semester I-2024 menjadi Rp 365,38 triliun atau naik 16,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 307,66 triliun.
Dari jumlah tersebut, perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp 189,21 triliun, naik sekitar 11,16% dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar Rp 170,21 triliun naik sekitar 11,16% dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar Rp 170,21 triliun.
Khusus untuk segmen ritel, pertumbuhan DPK menembus 8% yoy, dengan biaya dana atau cost of fund secara rata-rata lebih rendah dibandingkan dengan DPK non-ritel.

