Zurich Life Optimistis Prospek Asuransi Kesehatan Bakal Cerah
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Zurich Topas Life Budi Darmawan optimistis bisnis asuransi kesehatan masih tetap prospektif ke depannya. Keyakinannya seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat akan perlindungan kesehatan.
“Menurut saya permintaannya tetap tinggi karena semua orang merasa bahwa mereka perlu asuransi,” ujarnya, di Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Namun begitu, ada sejumlah tantangan yang dihadapi industri asuransi dalam memasarkan produk asuransi kesehatan. Salah satunya, berkaitan dengan dampak inflasi medis yang mendongkrak klaim dari asuransi kesehatan.
Baca Juga
Dorong Perbaikan Ekosistem Asuransi Kesehatan, Zurich Indonesia Gencarkan Gaya Hidup Sehat
Selain itu kemungkinan overtreatment atau pelayanan kesehatan berlebih yang diberikan oknum rumah sakit (RS) atau fasilitas kesehatan juga disinyalir menjadi pemicu lainnya klaim kesehatan naik.
“Memang perusahaan-perusahaan berusaha untuk membatasi, hanya bisnis-bisnis yang berkualitas bagus yang kita bisa terima,” kata Budi.
Baca Juga
Zurich Gandeng Bank Mayapada Pasarkan PAYDI dengan Nilai Manfaat hingga 385%
Di sisi bersamaan, ia juga mengapresiasi upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bersinergi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam mendorong penyehatan ekosistem asuransi kesehatan.
“Menurut saya itu adalah prospek bagus bagi kita ke depan,” ucap Budi.
Sebagai informasi, merujuk data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), klaim asuransi kesehatan meningkat 29,6% secara tahunan atau dari Rp 4,60 triliun pada kuartal I 2023 menjadi Rp 5,96 triliun di periode yang sama tahun ini.

