Ketegangan Iran - Israel Secara Tidak Langsung Jadi Salah Satu Tantangan Bagi Aktuaris
JAKARTA, investortrust.id - Serangan balasan yang dilakukan Israel terhadap Iran (18/4/2024) membuat kondisi ketegangan keduanya semakin memanas, yang tentunya berpotensi memberi dampak bagi berbagai sektor.
Ketua Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), Paul Setio Kartono mengungkapkan, secara tidak langsung kondisi ini juga menjadi salah satu tantangan bagi aktuaris.
“Sebelumnya kita berpikir setelah perang dunia kedua tidak akan ada perang lagi. Tapi setiap tahun ada yang baru, sekarang ada Iran dan Israel. Itu menjadi tantangan lain bagi aktuaris bagaimana bisa memprediksi masa depan,” ujarnya, belum lama ini.
Baca Juga
PAI Sebut Permintaan Aktuaris di Indonesia Semakin Meningkat
Ketegangan ini, lanjut Paul, memang berpotensi memberikan dampak terhadap ketidakpastian ekonomi global, termasuk di Indonesia. Ia mencontohkan, ketika 15 hingga 20 tahun yang lalu, perubahan suku bunga hanya terjadi setahun sekali. Namun sekarang dalam tiga bulan atau bahkan dua bulan sekali bisa naik ataupun turun.
“Ketegangan politik dan sebagainya membawa fluktuasi ekonomi yang harus disikapi oleh aktuaris juga,” katanya.
Baca Juga
PAI Sebut Permintaan Aktuaris di Indonesia Semakin Meningkat
Selain itu, hal lainnya yang berpotensi terdampak ialah berkaitan dengan pasar modal. Misalnya pada instrumen saham, tentu akan memiliki fluktuasi yang lebih tinggi dibandingkan masa sebelumnya. Begitupula bagi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi atau PAYDI yang dipasarkan perusahaan asuransi.
“Itu yang perlu disikapi (aktuaris). Memang seorang aktuaris itu harus melihat arah ekonomi makro dan kebijakan, sehingga dalam membuat produknya bisa memberikan rekomendasi atau arahan terhadap perusahaan,” jelas Paul.

