Bank Muamalat dan RS PMI Bogor Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperluas ekosistem keuangan syariah, serta menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat khususnya lewat sektor kesehatan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kerja sama dengan Rumah Sakit (RS) PMI Bogor.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengungkapkan, kerja sama tersebut tak hanya ditujukan untuk memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah, tapi juga mendorong terciptanya manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami ingin membangun ekosistem yang mengintegrasikan kebutuhan finansial, spiritual, dan sosial secara utuh dan berkelanjutan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Rabu (26/8/2026).
Baca Juga
Dalam kerja sama tersebut, lanjut Ricky, Bank Muamalat menyediakan program employee benefit bagi dokter, tenaga kesehatan, karyawan, serta keluarga besar RS PMI Bogor. Fasilitas yang disiapkan mencakup layanan payroll dan berbagai produk perbankan syariah.
Selain itu, Bank Muamalat juga menawarkan pembiayaan untuk kebutuhan hunian, multiguna, kendaraan, hingga kepemilikan emas. Untuk perencanaan keuangan jangka panjang, karyawan RS PMI Bogor dapat memanfaatkan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Syariah Muamalat sebagai instrumen persiapan masa pensiun.
Menurut Ricky, pihaknya juga menghadirkan program edukasi dan perencanaan haji serta umrah. Program itu ditujukan untuk membantu dokter, tenaga kesehatan, karyawan RS PMI Bogor mempersiapkan kebutuhan ibadah secara lebih terencana.
“Bank Muamalat tidak hanya mendukung kesejahteraan finansial, lebih dari itu memberikan ruang bagi pemenuhan kebutuhan spiritual dan kepedulian sosial keluarga besar RS PMI Bogor,” katanya.
Baca Juga
Kerja sama tersebut juga mencakup penyediaan solusi keuangan syariah bagi RS PMI Bogor sebagai institusi. Salah satunya melalui Sharia Restricted Investment Account (SRIA), yang dapat menjadi alternatif pengelolaan dana berbasis syariah sesuai dengan kebutuhan institusi.
Bank Muamalat juga mendorong pemanfaatan SRIA untuk tujuan sosial. Skema tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari pendekatan blended financing dalam keuangan syariah dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset umat untuk menghasilkan dampak sosial.
“Suksesnya kolaborasi ini tidak semata-mata diukur dari nilai bisnis saja, tapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Kami berharap model kerja sama ini dapat menjadi rujukan yang mengintegrasikan aspek bisnis, spiritual, dan sosial dalam satu ekosistem yang berkelanjutan,” ucap Ricky.
