OJK Respons Positif Usulan Industri Soal Pembentukan Pusat Data Asuransi Kesehatan Terintegrasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang usulan pembentukan pusat data informasi pertanggungan kesehatan yang terintegrasi, seperti Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di sektor perbankan. Hal itu sebagai langkah positif untuk memperkuat industri asuransi kesehatan nasional.
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono, keberadaan pusat data yang terintegrasi berpotensi meningkatkan kualitas pengelolaan risiko sekaligus mendorong efisiensi operasional perusahaan asuransi.
“OJK memandang usulan pembentukan pusat data informasi yang terintegrasi merupakan langkah yang positif untuk mendukung penguatan manajemen risiko, meningkatkan kualitas underwriting, mempercepat proses klaim, serta membantu mitigasi fraud (kecurangan) dan adverse selection (seleksi yang merugikan) di industri asuransi kesehatan,” ujarnya, dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Mei 2026, secara daring, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga
Meski begitu Ogi menyatakan, implementasi sistem serupa di Indonesia masih memerlukan kajian lebih mendalam. Sejumlah aspek penting perlu dipersiapkan secara matang, terutama yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi (PDP), keamanan informasi, dan tata kelola.
“Serta kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas sektor,” katanya.
Baca Juga
OJK Catat Premi Asuransi Tumbuh Negatif 0,36% Jadi Hanya Rp 116 Triliun per April 2026
Ogi menambahkan, pengembangan pusat data informasi pertanggungan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara regulator, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
“Oleh karena itu diperlukan kolaborasi erat antara regulator, industri, BPJS Kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya agar manfaat sistem tersebut dapat dioptimalkan dengan tetap menjaga perlindungan konsumen,” ucapnya.

