Bank Raya (AGRO) Raih Penghargaan Inovasi Digital di IDIA 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) meraih penghargaan The Most Innovative Digitalization of Digital Bank 2026 for Encouraging Financial Awareness through Digital Banking Product Innovation dalam kategori bank digital pada ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan kepada Direktur Digital dan Operasional Bank Raya, Lukman Hakim, pada Kamis, 9 April 2026 di Parle Senayan, Jakarta.
Lukman Hakim mengatakan, perseroan juga mengedepankan pengalaman nasabah (customer experience) dalam setiap pengembangan produk guna menghadirkan transaksi yang lebih intuitif dan personal, sekaligus memperkuat sistem keamanan melalui deteksi ancaman yang lebih cepat dan presisi.
“Sehingga kami dapat menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id Selasa, (14/4/2026).
Sepanjang 2025, Bank Raya memperkuat komitmennya dalam menghadirkan inovasi digital yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, tercermin dari pengembangan lebih dari 111 fitur di Aplikasi Raya. Berbagai fitur tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan, fleksibilitas, dan pengalaman perbankan yang lebih optimal.
Baca Juga
Bank Raya (AGRO) Hadirkan Pinjaman Praktis lewat Pinang Flexi Pasca Lebaran
Pada layanan digital saving, Bank Raya menghadirkan sejumlah inovasi, antara lain fitur Saku Bareng yang memungkinkan komunitas mengelola keuangan bersama secara praktis dan transparan dengan kapasitas hingga 300 anggota.
Selain itu, terdapat fitur Uang Saku untuk membantu orang tua mengelola dan memantau keuangan anak sejak dini, serta Kartu Digital Debit Visa yang mendukung transaksi lebih luas, baik di merchant online domestik maupun internasional.
Pengembangan lainnya meliputi fitur Tagih Uang sebagai perluasan dari Saku Bareng, QRIS Bisnis, serta fitur Kasir yang memudahkan pelaku usaha memantau pembayaran secara real time melalui aplikasi. Fitur-fitur tersebut melengkapi layanan transaksi lainnya seperti QRIS CPM, pembelian pulsa dan paket data, token listrik, pembayaran tagihan listrik, PDAM, multifinance, zakat, kartu kredit, internet, TV kabel, hingga virtual account.
Melalui berbagai inovasi tersebut, Bank Raya juga memanfaatkan teknologi big data untuk memperkuat fondasi sistemnya dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan skalabilitas layanan sekaligus mempercepat pengembangan dan implementasi produk digital.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas digital dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan industri perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tutur Lukman.
Pengakuan ini diberikan melalui proses penilaian yang ketat dan menyeluruh, dengan pendekatan desk research serta media monitoring berbasis data yang objektif. Metodologi tersebut digunakan untuk menilai inovasi digital yang dinilai memiliki implementasi nyata, dampak yang terukur, serta relevansi strategis terhadap transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi nasional. Proses penilaian juga mengacu pada berbagai sumber informasi publik yang kredibel, mulai dari laporan perusahaan dan keberlanjutan, publikasi resmi, pemberitaan media, hingga aktivitas digital organisasi selama satu tahun terakhir.

