ESG Bukan Basa-basi, MIND ID Buktikan Lewat Aksi Nyata
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Holding pertambangan, MIND ID menegaskan konsistensinya dalam menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG) sebagai bagian integral dari seluruh proses bisnis pertambangan, mulai tahap pratambang hingga pascatambang. Pendekatan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan kegiatan pertambangan memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sosial.
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa sebagai strategic active holding, MIND ID mengintegrasikan program keberlanjutan di setiap lini bisnis dengan tujuan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Implementasi proses bisnis yang berlandaskan keberlanjutan adalah strategi jangka panjang dalam membangun peradaban. Kami akan terus memastikan kegiatan tambang memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan yang berkelanjutan,” ujar Pria Utama dalam keterangannya, Selasa (7/10/2025)
Baca Juga
MIND ID-UGM Kembangkan Kalium Humat dari Batu Bara, Produktivitas Petani Naik 30%
Komitmen MIND ID terhadap keberlanjutan dimulai sejak tahap pratambang, antara lain melalui program pembibitan tanaman endemik (nursery) dan studi baseline lingkungan, yang menjadi fondasi bagi pelaksanaan operasi tambang yang bertanggung jawab. Pada tahap operasi dan pascatambang, komitmen ini diwujudkan melalui reklamasi terpadu serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Capaian konkret terlihat di beberapa anggota MIND ID. PT Freeport Indonesia, misalnya, telah menanam 164 jenis tanaman di area bekas pengendapan tailing dan kawasan percobaan reklamasi. Sekitar 100 hektare area tailing di MP21 kini berfungsi sebagai lahan multi-pemanfaatan guna mendukung kegiatan pertanian, perikanan, peternakan, hingga pendidikan lingkungan.
Tak hanya itu, sejak 2005, Freeport juga telah merehabilitasi 1.552 hektare kawasan muara dengan menanam mangrove. Kawasan ini kini berfungsi sebagai benteng alami pesisir sekaligus penyerapan karbon, memperkuat posisi perusahaan dalam mendukung adaptasi perubahan iklim.
Energi bersih dan pemberdayaan lokal
Dalam mendukung transisi energi nasional, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tambang emas Pongkor. Fasilitas ini berhasil menekan emisi karbon dioksida (CO₂) hingga puluhan ribu ton per tahun, menandai langkah nyata sektor tambang menuju energi bersih dan efisiensi operasional.
Baca Juga
MIND ID Buka Jalan Indonesia dari Penjual Bahan Mentah ke Pemain Global Lewat Hilirisasi
Sementara itu, PT Timah Tbk (TINS) secara aktif mendorong pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat Bangka Belitung melalui program pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inisiatif ini meliputi pelatihan digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas manajerial, dan perluasan akses permodalan. Beberapa UMKM binaan bahkan mencatat kenaikan omzet rata-rata 30%, menunjukkan dampak nyata dari integrasi program sosial ke dalam rantai pasok industri tambang.

