Lewat Pemberdaya Gula Semut, Astra Tebarkan Inspirasi Keberlanjutan dalam “Lestari Summit 2025”
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust,.id - Astra menebarkan inspirasi keberlanjutan dengan menghadirkan pemberdaya gula semut, Akhmad Sobirin dalam acara Lestari Summit 2025 yang digelar KG Media, baru-baru ini. Akhmad Sobirin adalah peraih apresiasi SATU Indonesia Awards 2016 bidang kewirausahaan.
Akhmad Sobirin hadir dalam sesi bincang inspiratif bertajuk How Community Contributes in Building Rural Resiliency and What Support Needed. Ia berbagi pengalaman dalam menggerakkan kesejahteraan masyarakat di Desa Sejahtera Astra Semedo, Banyumas, Jawa Tengah.
Menurut Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, pengembangan masyarakat merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan Astra yang tertuang dalam Astra 2030 Sustainability Aspirations. Hingga 2024, Astra telah menjangkau 2,63 juta penerima manfaat melalui program unggulan, seperti SATU Indonesia Awards, Kampung Berseri Astra, dan Desa Sejahtera Astra.
Baca Juga
Astra Hadirkan Semangat Pemberdayaan melalui Kampung Berseri Astra Negeri Katon
”Astra senantiasa memberdayakan masyarakat dan memperkuat kontribusi sosial di rural area melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung sekaligus dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Boy Kelana.
Upaya mendorong terciptanya pemberdayaan masyarakat secara luas, kata Boy Kelana, dilakukan dengan menciptakan kolaborasi lintas sektor para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards dengan sedikitnya 1.500 Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra di 35 provinsi seluruh Indonesia.
Sejalan dengan itu, Akhmad Sobirin yang sekaligus merupakan tokoh penggerak Desa Sejahtera Astra Semedo telah memberdayakan ribuan petani dan membina 18 kelompok tani melalui Koperasi Semedo Manise. Usahanya meliputi pengelolaan gula rempah, melestarikan ternak, dan memberikan pelatihan keamanan kerja.
Baca Juga
“Produk gula semut Semedo Manise kini menembus pasar internasional, khususnya ke Jerman, dengan sertifikasi organik dan fair trade,” tutur Boy Kelana
Boy menambahkan, kontribusi Sobirin menjadi motor penggerak ekonomi desa telah menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah per tahun, termasuk ekspor gula semut sebanyak 100 ton per bulan.
“Semangat Astra untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam kontribusi sosial di rural area sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia,” tandas Boy Kelana.

