Aksi Bersih Desa Kawasi, Harita Nickel (NCKL) Bikin Lingkungan Makin 'Kinclong'
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2025, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), Harita Nickel menggandeng masyarakat Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, untuk melakukan aksi bersih sampah dan menjaga lingkungan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian alam sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan.
Puluhan karyawan dari berbagai unit bisnis Harita Nickel bersama mitra dari TNI, Polri, dan masyarakat menyusuri jalan utama yang menghubungkan area perusahaan dengan permukiman desa. Mereka mengumpulkan sampah, terutama plastik, dan memasukkannya ke kantong sampah yang telah disiapkan.
Kepala Urusan Umum Pemerintah Desa Kawasi Ledrik Langkodi menyatakan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan agar memberikan dampak jangka panjang. “Dengan mengagendakan kegiatan seperti ini secara rutin, kesadaran masyarakat akan tumbuh, dan partisipasi menjaga lingkungan semakin luas,” ujar dia dalam keterangannya, Kamis (23/9/2025).
Baca Juga
Hal senada disampaikan Nurja, warga Desa Kawasi yang ikut serta dalam aksi tersebut. Ia menilai keterlibatan perusahaan telah membantu membangun kesadaran kolektif. “Kami juga berterima kasih karena perusahaan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan untuk ibu dan anak-anak. Kesehatan itu anugerah yang paling berharga,” katanya.
Community Affairs General Manager Harita Nickel Dindin Makinudin menjelaskan aksi bersih sampah ini merupakan bagian dari rangkaian World Cleanup Day bertema Menuju Indonesia Bersih 2029 yang digelar sejak 10 September 2025. Selain aksi bersih-bersih, perusahaan juga mengadakan lomba kebersihan lingkungan, pembagian sembako, serta penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan.
“Melalui momentum World Cleanup Day ini, kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya hari ini saja, tetapi juga secara berkelanjutan,” tegas Dindin.
Dari kegiatan bersih-bersih di Desa Kawasi, terkumpul 4,5 ton sampah domestik, sebagian besar berupa plastik, yang kemudian diangkut ke fasilitas pengelolaan sampah perusahaan. Harita Nickel juga melakukan sosialisasi 3R (reduce, reuse, recycle) kepada siswa sekolah di Desa Kawasi, termasuk memanfaatkan botol plastik bekas sebagai media tanam dan biofilter instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Baca Juga
Pulau Obi Menyala: Jejak Harita Nickel dan Jalan Panjang Hilirisasi Indonesia
Dindin menambahkan, perusahaan telah menerapkan prinsip ekonomi sirkular, termasuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar cair untuk mendukung operasional. Selain itu, Harita Nickel membagikan 380 paket sembako dan melakukan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan yang diikuti 38 orang tua dan 49 siswa.
Berbagai inisiatif ini menjadi bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan, sekaligus mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan. Harita Nickel mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) 2024 sebesar 89 dengan rata-rata social return on investment (SROI) mencapai 2,62.

