Inilah Strategi Austindo Dukung Net Zero Emission
JAKARTA, investortrust.id - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) telah menerapkan sejumlah program dan strategi pengurangan emisi dalam mendukung target Net Zero Emission.
Head of Business Process PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) Airlangga Djati mengatakan, langkah terpenting sebelum mengurangi emisi adalah mengetahui sumber terbesar emisi dan nilai emisi yang dihasilkan oleh perseroan.
Dia menyebut, salah satu sumber emisi terbesar dari perseroan adalah limbah cair yang berasal dari kelapa sawit. Sehingga, salah satu langkah perseroan yang telah diwujudkan adalah melalui penerapan mekanisme untuk menangkap gas sehingga mengurangi emisi yang keluar dan juga dapat menghasilkan energi.
Mekanisme ini, kata Airlangga, telah diterapkan oleh pabrik ANJT yang berada di Belitung. Ke depannya akan lebih banyak lagi pabrik milik ANJT yang menerapkan mekanisme ini untuk mengurangi emisi.
“Kami lihat bisa juga menjadi compress gas suatu saat nanti dan kami lihat kemungkinannya di daerah lain, dan mungkin itu akan lebih jelasnya nanti di 2025,” ujarnya kepada investortrust.id, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga
Mulai tahun 2019, kata dia, perseroan telah berkomitmen untuk menerapkan no-deforestation. Selain itu, saat ini perseroan fokus untuk melakukan proses peremajaan tanaman kelapa sawit yang dilakukan dengan mengganti tanaman yang sudah tidak produktif dengan tanaman baru.
Di samping itu, dari sisi area, ia mengatakan jumlah area konservasi perseroan lebih banyak dibandingkan areal pabrik. Hal itu didorong oleh komitmen perseroan terhadap no-deforestation.
Airlangga menegaskan, lahan atau area memerlukan kepemilikan yang jelas. Sebab apabila kepemilikan tidak jelas akan menyebabkan adanya pengeksploitasian lahan. Sehingga Austindo akan mempertahankan lahan yang dimiliki perseroan untuk digunakan sebagai area konservasi. “Dan kami memutuskan itu tetap kami jaga sebagai area konservasi,” pungkasnya.

