Raih Penghargaan CSR Awards 2024, Jasindo Beri Asuransi ke Petani hingga Bantuan Cek Kesehatan
JAKARTA, investortrust.id - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo meraih penghargaan CSR Awards 2024 untuk kategori Integrity & Transparency in Impact Award yang digelar oleh PT Investortrust Indonesia Sejahtera bekerja sama dengan Bumi Global Karbon (BGK) Foundation.
Head of Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Asuransi Jasindo Firman Yugirahadi menyebutkan, penghargaan yang diraih pihaknya ini menjadi salah satu bentuk pengakuan sejauh mana program-program CSR yang telah dijalankan dan berdampak untuk masyarakat.
“Yang pasti ini juga motivasi buat kami untuk terus meningkatkan kinerja kami dari sisi keberlanjutan perusahaan, dan mendapatkan dukungan dari CSR perusahaan,” ucap Firman saat ditemui di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (24/10/2024) malam.
Baca Juga
Jasindo Bayar Klaim Asuransi Barang Milik Negara Rp 4,29 Miliar di Tahun 2024
Firman menjelaskan, program unggulan CSR Jasindo ada berbagai macam. Salah satunya adalah memberikan asuransi untuk para petani di sejumlah wilayah, yakni dengan menyalurkan bantuan alat-alat produksi pertanian, hingga perbaikan saluran-saluran irigasi.
“Ada bantuan untuk pemberian benih, bantuan untuk perbaikan saluran irigasi. Kami bekerjasama dengan dinas-dinas tentunya dengan kantor cabang kami yang ada di Indonesia,” paparnya.
Selain itu, Jasindo juga membuat taman baca di sejumlah wilayah di Indonesia guna memfasilitasi anak-anak untuk membaca dan menambah pengetahuan. Di era serba digital saat ini, ia menyebutkan pihaknya ingin menumbuhkan minat baca anak-anak di Tanah Air.
“Kita juga untuk menumbuhkan minat baca anak-anak di zaman teknologi yang serba gadget ini kan, tentunya mungkin agak sedikit dampaknya ke minat baca anak-anak. Kamu memberikan bantuan yang ada di taman baca tersebut langsung,” terang Firman.
Tak sampai di situ, Firman mengungkapkan bahwa pihaknya juga melakukan program CSR bernama Mobil Sehat Jasindo. Kendaraan tersebut nantinya akan berkeliling untuk melakukan pengecekan kesehatan awa terhadap anak-anak.
“Bisa di sekolah atau mungkin bantuan pengobatan gratis mungkin pengecekan semacam pemeriksaan kesehatan awal untuk melakukan screening di daerah Jawa,” ungkapnya.

